<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585</id><updated>2012-02-16T03:06:48.234-08:00</updated><category term='Kampanye'/><category term='Bisnis Online'/><category term='fund'/><category term='Science'/><category term='Space'/><category term='S.H. Mintarja'/><category term='Dapur Redaksi'/><category term='money'/><category term='NAGASASRA dan SABUK INTEN'/><title type='text'>Buyut Watu</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>26</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585.post-8229174359218733645</id><published>2009-02-04T23:09:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T23:16:15.375-08:00</updated><title type='text'>Daftar Alamat Kulit Ikan Pari</title><content type='html'>http://serbakulit.com/tag/kulit-ikan-pari&lt;br /&gt;http://dompetkulit.multiply.com/photos/album/9/stingraystuff_Barang_Lain_&lt;br /&gt;http://indonetwork.co.id/hr_lestari/69700/&lt;br /&gt;http://www.yogyes.com/id/shopping/clothing-accessories/gallery-parri/&lt;br /&gt;http://www.bukabuku.com/browse/bookdetail/17495/teknologi-tepat-guna-penyamakan-kulit-ikan-pari.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8267748265684331585-8229174359218733645?l=buyutwatu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/8229174359218733645/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8267748265684331585&amp;postID=8229174359218733645' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/8229174359218733645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/8229174359218733645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/2009/02/daftar-alamat-kulit-ikan-pari.html' title='Daftar Alamat Kulit Ikan Pari'/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585.post-4231080946853753289</id><published>2009-02-04T23:00:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T23:06:27.958-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis Online'/><title type='text'>Tips Memilih Bisnis Online terbaik dan Hasil Nyata</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelum memilih suatu bisnis online di internet. Cobalah anda mencari di search engine baik google atupun yahoo tentang bisnis online terbaik dan terpercaya. Carilah bisnis online yang benar-benar dapat memberikan kesuksesan buat anda. Bukan bisnis online yang sekedarnya, maksud saya adalah bisnis online yang hanya menjualkan barang kepada anda, lalu anda di tinggal pergi. Tak ada tindak lanjut, tidak ada bantuan dari pihak pengelola. Dan pada akhirnya anda hanya merasa di tipu begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sarankan, Periksalah sebelum membeli, telitilah jika ingin mengikuti suatu bisnis online. Saya telah mengikuti beberapa bisnis online di internet, yang telah saya review di produk review pada blog saya bisnisreviews dot com.    Tentu saja saya mempelajari dari masing-masing produk bisnis tersebut. Saran saya, pilihlah bisnis yang sesuai dengan kemampuan anda. sehingga anda akan memperoleh kesuksesan dan keberhasilan ke depannya. Pengalaman saya, jika anda mengikuti semua bisnis online yang ada di Internet, maka anda akan bingung dan tidak fokus. Sehingga keberhasilan yang anda harapkan akan terbuang sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini saya berikan 7 Tips Jitu memilih Bisnis Online di Internet:&lt;br /&gt;1. About&lt;br /&gt;Jika anda ingin membeli suatu barang ataupun jasa. Pastinya anda ingin mengetahui siapakah yang menjual barang/jasa tersebut. Sama dengan bisnis internet, Siapakah yang mengelola blog tersebut. Apakah mempunya identitas yang jelas atau hanya rekayasa saja. Apakah alamat ataupun nomor yang bisa dihubungi Palsu atau bukan. walaupun ini bukan jaminan kesuksesan anda.Anda pasti lebih tahu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Search Engine&lt;br /&gt;Salah satu parameter bisnis online yang baik adalah bisnis tersebut mudah di cari pada mesin pencari. Jumlah situs yang terindeks pada mesin pencari seperti Googla ataupun Yahoo, memberikan suatu kepercayaan sendiri bagi saya untuk mengikuti bisnis online tersebut. Bandingkan jika anda mengikuti Bisnis Online yang mesin pencari mengindeksnya sedikit saja - artinya yang mengikuti program/bisnis tersebut sedikit- dengan bisnis online yang memberikan banyak referensi kepada anda. Mana yang akan anda pilih.?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Design&lt;br /&gt;Untuk menunjukan keseriusan suatu pengelola bisnis online. Maka design dari blog tersebut merupakan parameter wajib bagi Bisnis Online yang Baik. Profesionalitas seseorang dalam mengelola suatu blog bisnis, akan sangat kelihatan sekali dari design blog yang di pilih. Maka yang perlu anda perhatikan adalah bagaimanakah blog tersebut tampak indah dan enak di lihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Prove/Profit&lt;br /&gt;Dengan adanya pembuktian keberhasilan dari pihak pengelola ataupun dari member yang telah bergabung. Tentunya akan menjadi suatu nilai tambah dalam berbisnis online. Akan tetapi, saya sendiri tidak akan mudah percaya pada suatu bisnis. Sebelum saya dapat diberikan keyakinan bahwa bisnis tersebut dapat memberi manfaat buat saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Sales Later/ Testimonial&lt;br /&gt;Ini merupakan hal pendukung dalam bisnis online. dengan kata-kata yang memberikan angan-angan kemudahan berbisnis online, serta testimonial dari para anggota yang menjanjikan kesuksesan. Akan membuat kita menjadi terlena. Walaupun sales letter ataupun testimonial dari produk tersebut tidak se dahsyat yang disampaikan dan kebenarannya tidak 100% benar. Saran saya, Tanyalah secara personnel kepada member/anggota yang telah bergabung dengan produk tersebut. Tanyakan melalui email ataupun SMS kebenaran dan testimonial dari produk tersebut (bagi anda yang ingin bertanya tentang produk yang telah saya ikuti dapat menanyakan melalui email di bisnisreviews at gmail dot com atau ke no hp saya o815-4576-3200 SMS aja ya  ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Guarantee 100% bahkan 200%&lt;br /&gt;Bukan suatu keharusan garansi 100% money back. karena untuk mendapatkan sutu garansi anda di wajibkan memberikan klaim yang jelas. Apakah anda sudah mengikuti langka-langkah yang diberikan kepada anda. Atau anda cuma membeli buat di baca lalu di simpan saja. Saya sebenarnya tidak terlalu mengharapkan Uang saya dikembalikan 100% ataupun 1000% pun. Karena keberhasilan seseorang dalam menjalankan bisnis tidak luput dari manis pahitnya bebisnis online. Dengan Mengikuti Bisnis Online Yang saya rekomendasikan, maka uang garansi tidak akan anda perlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. BONUS&lt;br /&gt;Yup.. I love this thing. Setiap orang sangat suka sekali yang namanya Bonus. Tentunya bonus yang berkualitas lah… Bisnis Online yang bagus tentunya memberikan Bonus yang bagus pula. Yang dapat menunjang bisnis online yang akan kita ikuti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang Keputusan di tangan anda. Apakah anda akan terjun ke dalam bisnis online dan memperoleh uang tambahan dari internet, atau hanya menjadi penonton bagi kesuksesan orang-orang yang berani mengambil tantangan. Jika anda sudah siap memulai Bisnis Online, Segera Bergabung…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://bisnisreviews.com/bisnis/tips-memilih-bisnis-online.html&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8267748265684331585-4231080946853753289?l=buyutwatu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/4231080946853753289/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8267748265684331585&amp;postID=4231080946853753289' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/4231080946853753289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/4231080946853753289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/2009/02/tips-memilih-bisnis-online-terbaik-dan.html' title='Tips Memilih Bisnis Online terbaik dan Hasil Nyata'/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585.post-4722127816356808102</id><published>2009-02-04T22:56:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T22:59:29.588-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kampanye'/><title type='text'>Informasi Yang Bisa Didapat Lewat Survei</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Survei berguna untuk mengetahui pendapat dan persepsi pemilih. Survei bisa dirancang untuk mendapatkan informasi yang spesifik yang diinginkan oleh kandidat. Beberapa informasi berikut bisa didapat lewat survei:&lt;br /&gt;Mengukur Popularitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Survei bisa mengukur seberapa banyak pemilih yang mengenai kandidat. Berapa banyak pemilih yang tidak mengenal, dan bagaimana karakteristik mereka ----wilayah, jenis kelamin, pendidikan, suku, agama, pendapatan dan sebagainya. Bagaimana perbandingan popularitas kandidat dibandingkan dengan kandidat lain. Seberapa mungkin popularitas kandidat bisa ditingkatkan, dan sebagainya.&lt;br /&gt;Mengukur Dukungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Survei bukan hanya bisa mengukur pengenalan ( popularitas) kandidat tetapi juga kemungkinan terpilihnya kandidat sebagai kepala daerah. Seberapa besar dukungan publik terhadap kandidat. Bagaimana perbandingan dukungan kandidat dibandingkan dengan kandidat lain. Di kelompok atau lapisan mana kandidat didukung ( misalnya wilayah, jenis kelamin, pendidikan, suku, agama, pendapatan dan sebagainya ) dan di lapisan mana kandidat kurang mendapat dukungan.&lt;br /&gt;Identifikasi Pemilih Mengambang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seberapa banyak pemilih yang mengambang ( swing voters) yang belum menentukan pilihan. Bagaimana karakteristik pemilih yang mengambang tersebut---wilayah, jenis kelamin, pendidikan, suku, agama, pendapatan dan sebagainya. Bagaimana kecenderungan pemilih yang masih mengambang. Strategi apa yang bisa dipakai untuk mendekati pemilih mengamang.&lt;br /&gt;Memetakan Alasan Memilih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor apa yang menentukan pilihan seorang pemilih. Aspek apa yang paling mempengaruhi pemilih ketika menentukan kandidat. Sejauh mana alasan memilih itu dipakai oleh pemilih. Apakah alasan memilih kandidat itu bersifat permanen ataukah bisa berubah. Kalau bisa berubah, faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi perubahan tersebut, dan sebagainya.&lt;br /&gt;Identifikasi Isu-Isu Penting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat survei, kandidat juga bisa mengetahui isu-isu apa saja yang dipandang penting oleh pemilih. Masalah apa yang dipandang paling penting untuk diselesaikan oleh calon kepala daerah. Sebaliknya, isu apa yang dipandnag tidak penting oleh pemilih. Bagaimana perbandingan penilaian atas isu penting dari berbagai kelompok masyarakat berdasar wilayah, jenis kelamin, pendidikan, penghasilan dan sebagainya. Misalnya apakah ada perbedaan isu yang dipandang penting antara pemilih yang berpendidikan tinggi dan rendah, dan seterusnya.&lt;br /&gt;Mendeteksi Medium dan Strategi Kampanye&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Survei bisa mendeteksi media ( suratkabar, radio, televisi ) apa yang paling banyak diakses oleh pemilih. Sejauh mana pemilih menyukai medium kampanye yang lain seperti pertandingan olahraga, pertemuan agama, atau pertemuan adat. Medium luar ruang apa yang paling banyak diakses oleh pemilih---apakah spanduk, baliho, stiker, dan sebagainya. Informasi ini penting sebagai bahan dalam menyusun strategi kampanye.&lt;br /&gt;Analisis Kekuatan Politik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dukungan terhadap kandidat ditinjau dari kekuatan politik ( organiasi politik, partai politik, organisasi agama dan sebagainya). Kelompok potensial apa yang bisa digerakkan oleh kandidat untuk memperbesar dukungan. Survei bisa mendeteksi kemungkinan-kemungkinan tersebut secara lebih akurat diandingkan jika kandidat hanya mendasarkan diri dari informasi informal.&lt;br /&gt;Manfaat Yang Bisa Diperoleh Kandidat Lewat Survei&lt;br /&gt;Termometer Opini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Survei perilaku pemilih adalah satu-satunya alat yang dapat diandalkan untuk mendeteksi popularitas kandidat dan para pesaingnya. Karena opini publik mengenai popularitas kandidat dinamis, survei dapat mengukur naik-turunnya popularitas kandidat pada waktu yang berbeda-beda. Survei juga bisa mengukur dari waktu ke waktu dukungan masyarakat dan kemungkinan suara yang bisa diperoleh pada Pemilu. Bagaimana kekuatan lawan dan sebagainya. Informasi seperti ini penting sebagai informasi dalam menentukan langkah yang akan diambil.&lt;br /&gt;Peta bagi Kandidat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Pemilu, suara setiap pemilih mempunyai nilai yang sama. Membujuk seorang profesor sama nilainya dengan membujuk seorang petani. Kuantitas pemilih lebih menentukan dibandingkan dengan kualitas pemilih. Karena itu agar kandidat mendapat suara yang besar, strategi harus diarahkan untuk membidik pemilih dengan lapisan terbesar. Pengenalan terhadap lapisan pemilih, karakteristik dan profil pemilih menjadi penting agar kandidat bisa menjangkau sebanyak mungkin orang. Karakteristik demografis, kondisi psikologis dan kecenderungan perilaku pemilih penting diketahui oleh kandidat.&lt;br /&gt;Strategi Kampanye yang Tepat Sasaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat survei, strategi kampanye akan lebih tepat sasaran. Survei memberikan informasi mengenai isu apa yang dipandang penting, medium apa yang efektif untuk digerakkan, kelompok mana yang bisa didekati, dan lapisan pemilih mana yang bisa ditingkatkan suaranya. Hampir mustahil seorang kandidat menemui semua pemilih. Karena itu, kandidat memerlukan sebuah peta yang memberi jalan kandidat dalam melangkah. Pemahaman mengenai peta pemilih membuat strategi kandidat dalam menjangkau pemilih bisa lebih fokus dan efektif.&lt;br /&gt;Strategi Kampanye yang Efektif dan Murah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Survei bukan hanya membantu kandidat dalam merancang strategi agar tepat sasaran, tetapi juga efektif dan murah. Acapkali kandidat mengeluarkan banyak uang ( untuk kampanye massa, pembuatan kaos, spanduk bahkan politik uang) tetapi tidak mengetahui efektifitas dari cara-cara tersebut dalam menjangkau pemilih. Dengan survei strategi kampanye bisa dibuat lebih terukur dan efesien. Dengan dana yang tersedia, kandidat bisa menyusun srategi yang efektif dalam menjangkau sebanyak mungkin.&lt;br /&gt;Jenis Survei&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga pilihan survei yang bisa dipilih oleh kandidat kepala daerah.&lt;br /&gt;Individual survei&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Survei dilakukan satukali saja speanjang periode pemilihan. Misalnya, Pemilihan Kepala Daerah Bulan Agustus 2005. Kandidat bisa memilih, kapan survei dilakukan---apakah bulan Januari, Mei atau Juli. Wawancara survei hanya dilakukan satu kali saja. Kelebihan dari survei ini, menghemat dari segi biaya. Kelemahannya, survei ini tidak bisa menangkap trend perubahan suara pemilih. Opini publik umumnya sangat dinamis, mudah bergerak dan berubah. Perubahan ini tidak bisa ditangkap dalam individual survei. Karena survei hanya dilakukan satu kali saja sepanjang periode pemilihan.&lt;br /&gt;Tracking survei&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tracking survei, wawancara ( survei) dilakukan berkali-kali. Berapa jumlah survei, tergantung permintaan dari kandidat kepala daerah. Jadi kalau hari Pemilihan Kepala Daerah bulan Agustus 2005 misalnya, survei bisa dilakukan 3 atau 4 kali sebelum bulan Agustus 2005. Kelebihan dari tracking survei, karena survei dilakukan berkali-kali, bisa diketahui perubahan opini publik. Kandidat kepala daerah bisa mengetahui naik turunnya popularitas, atau naik turunnya dukungan pemilih pada dirinya. Hasilnya bisa terus menerus dievaluasi dan dijadikan bahan dalam penyusunan strategi. Kelemahan dari tracking survei pada biayanya yang relatif mahal. Karena survei dilakukan 3-4 kali, secara otomatis biayanya 3-4 kali lipat lebih besar dari pada individual survei.&lt;br /&gt;Panel survei&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis survei ini adalah pemecahan kelemahan dari tracking survei. Sama dengan tracking survei, panel survei adalah jenis survei yang dilakukan beberapa kali sebelum hari pemilihan. Bedanya, dalam panel survei, responden yang diwawancarai dari satu survei ke survei lain sama. Karena responden sama ( panel), maka biaya survei bisa lebih ditekan. Kelebihan lain, sama dengan tracking survei, kandidat kepala daerah bisa mengetahui trend suara dan dukungan pemilih dari satu waktu ke waktu lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan survei yang mana yang akan diambil oleh kandidat, tergantung kepada kandidat itu sendiri. Dalam hal ini pertimbangan strategi, data / informasi yang dibutuhkan dan dan ayang tersedia bisa menjadi alasan pemilihan jenis survei.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.lsi.co.id/media/panel-survei-pilkada.gif" alt="" border="0" width="365" height="227" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa Yang Sebaiknya Memanfaatkan Survei Pilkada?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Survei Pilkada berguna bagi kandidat yang hendak maju sebagai calon kepala daerah. Tetapi survei ini tidak hanya berguna bagi calon kepala daerah. Partai politik, penyelenggara Pilkada, organisasi masyarakat dan kelompok kepentingan juga bisa memanfaatkan survei Pilkada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.lsi.co.id/media/pemanfaat-survei-pilkada.gif" alt="" border="0" width="441" height="117" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan Sebaiknya Kepala Daerah Melakukan Survei?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandidat kepala daerah bisa memilih, kapan survei dilakukan. Secara umum, survei terbagi ke dalam, survei pra pemilihan, hari pemilihan dan pasca pemilihan. Periode survei itu tentu saja mempunyai tujuan yang berbeda. Survei pra pemilihan lebih ditujukan untuk mengetahui pendapat dan opini pilihan masyarakat, termasuk perkembangan dan dinamikanya. Sementara survei pasca pemilihan, lebih ditujukan untuk evaluasi: keberhasilan atau kegagalan pemilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk survei pra pemilihan, waktunya juga bisa dipilih oleh kandidat kepala daerah. Bisa 3 bulan, 2 bulan atau 1 bulan menjelang hari pemilihan. Bahkan bisa pula 1 minggu atau beberapa hari menjelang hari pemilihan. Semua periode waktu survei itu membawa konsekuensi pada tujuan dan sasaran yang berbeda. Survei yang dilakukan jauh menjelang hari pemilihan lebih dimaksudkan iuntuk mendapatkan input sebanyak mungkin, data dan informasi jauh-jauh hari menjelang pemilihan. Sebaliknya, survei yang dilakukan beberapa hari menjelang pemilihan lebih dimaksudkan untuk prediksi perolehan suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber&lt;br /&gt;http://www.lsi.co.id/halaman.php?page=04pilkada02&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8267748265684331585-4722127816356808102?l=buyutwatu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/4722127816356808102/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8267748265684331585&amp;postID=4722127816356808102' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/4722127816356808102'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/4722127816356808102'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/2009/02/informasi-yang-bisa-didapat-lewat.html' title='Informasi Yang Bisa Didapat Lewat Survei'/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585.post-6942529566817446132</id><published>2009-02-04T22:54:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T22:56:17.904-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis Online'/><title type='text'>Bagaimana Menulis Review sebuah Produk</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Siapa saja yang dapat menulis review produk?&lt;br /&gt;Bagaimana cara menulis review standar produk?&lt;br /&gt;Bagaimana cara menulis “quick review”?&lt;br /&gt;Apakah ada persyaratan review yang harus dipenuhi?&lt;br /&gt;Dapatkah saya mengubah “quick review” menjadi standar review?&lt;br /&gt;Dapatkah saya menyimpan sebuah belum selesai dan mereview kembali ke nanti?&lt;br /&gt;Dapatkah saya menulis review dari sebuah produk atau layanan yang tidak terdaftar di Ciao?&lt;br /&gt;Dapatkah saya menulis lebih dari satu review tentang produk yang sama?&lt;br /&gt;Dapatkah Saya memasukkan teks dalam review saya?&lt;br /&gt;Apakah Ciao mensensor ‘produk review dari anggotanya?&lt;br /&gt;Dapatkah saya mengedit atau menghapus review saya nanti?&lt;br /&gt;Bagaimana saya menggunakan hasil review dari ciao?&lt;br /&gt;Apakah review saya harus kritis?&lt;br /&gt;Bagaimana Saya menilai sebuah produk?&lt;br /&gt;Dapatkah Saya melihat daftar review yang telah saya tulis?&lt;br /&gt;Dapatkah Saya dapat melihat daftar anggota review lain yang telah menulis?&lt;br /&gt;Apa yang harus saya lakukan pada saat saya menulis review?&lt;br /&gt;Dapatkah saya menulis hasil review offline?&lt;br /&gt;Saya telah mengirimkan hasil review dalam kategori yang salah. Apa yang dapat saya lakukan?&lt;br /&gt;Berapa lama saya dapat melihat hasil dari produk yang baru saya review?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;————————————————– ——————————&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa saja yang dapat menulis review produk?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap anggota yang terdaftar dalam Ciao dapat menulis review produk. Satu-satunya prasyarat untuk menulis review adalah pengetahuan dan pengalaman menggunakan produk tersebut. Harap tidak menulis review berdasarkan hal-hal yang Anda telah membaca di tempat lain atau mendengar dari pihak ke dua. Jika anda belum menjadi Ciao anggota, Anda dapat mendaftar di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana cara menulis review standar produk?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Anda telah menemukan produk yang Anda ingin review, baik dengan mengklik melalui kategori dan sub-kategori, atau menggunakan fungsi pencarian, Anda dapat klik pada “Write review” link di samping gambar dari produk, yang akan membawa Anda langsung ke halaman menulis review. Jika Anda belum masuk log, Anda akan disajikan dengan log-in formulir, yang Anda harus isi sebelum Anda dapat melanjutkan. Jika Anda sudah masuk log, Anda akan langsung diarahkan untuk menulis review halaman. Ikuti petunjuk pada layar dan jangan lupa untuk memberikan rating produk sebelum mengirimkan review.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana cara menulis “quick review”?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain mengklik “Write a review” link Anda juga dapat menggunakan sistem bintang di samping gambar dari produk untuk menilai produk. Ini akan membuka kotak lain di mana Anda dapat memasukkan “quick review”. Cukup ikuti petunjuk pada layar. Anda dapat memperbarui “quick review” menjadi standar review setiap waktu, sesuai dengan kemauan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ada persyaratan yang harus penuhi untuk review?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Standar review minimal 120 kata dan harus bertujuan untuk memberikan pembaca gambaran produk apa yang dimaksud. Karena itu, review anda harus mencakup berbagai aspek yang berbeda dan fitur yang Anda mempertimbangkan untuk menjadi penting. Coba untuk memberikan hasil review yang netralTulislah review dengan baik dan akurat menggunakan tata bahasa, ejaan, tanda baca dan kapitalisasi yang baik dan benar. Untuk alasan hukum, Anda mungkin tidak menyebutkan nama orang lain yang terlibat dalam peristiwa yang anda jelaskan. “quic review” harus minimal 120 kata panjang namun tidak dapat memiliki lebih dari 150 kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah saya mengubah “quick review” menjadi standar review?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya. Untuk melakukannya, klik “Edit review” pada halaman atau produk dalam daftar review di “my Ciao” halaman. Sebelum menyimpannya sebagai standar review Anda harus memenuhi syarat minimum 120 kata-kata dan mengisi semua bidang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah saya menyimpan sebuah review yang belum selesai dan mereview kembali nanti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya. Untuk melakukannya, klik tombol “save draft” pada akhir peninjauan formulir. Ketika Anda login berikutnya, Anda akan menemukan draft review, bersama dengan review anda yang telah dipublikasikan di situs web, di bawah “Reviews” tab. Untuk melanjutkan kerja di review, klik tombol “Edit draft” di sebelahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah saya menulis review dari sebuah produk atau layanan yang tidak terdaftar pada Ciao?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak, Anda hanya dapat menulis review produk yang tercantum dalam kategori produk Ciao. Namun, jika Anda ingin mereview sebuah produk yang tidak ada dalam daftar, Anda dapat mengajukannya ke dalam katalog. Dalam setiap kategori, di bawah pilihan produk, Anda akan menemukan sebuah link “Produk tidak ditemukan?”. Anda bahkan dapat memasukkan gambar dari produk yang dianjurkan bersama dengan proposal Anda. Ini harus dikirim sebagai file JPEG, 200 x 200 piksel besar. Ukuran file tidak boleh melebihi 10KB. Ciao Team akan memproses permintaan Anda sesegera mungkin, ya meskipun Ciao tidak dapat menjamin akan memperkenalkan produk yang anda ajukan ke dalam katalog produk ciao. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah saya dapat menulis lebih dari satu review tentang produk yang sama?&lt;br /&gt;Tidak, tidak mungkin untuk menulis satu per review produk / layanan. Jika Anda mencoba untuk menulis yang kedua dengan produk yang sama, Anda akan secara otomatis akan dianjurkan untuk mengedit hasil review yang sudah anda review. Anda kemudian dapat memperbarui hasil review anda. Jika anda klik tombol “Send”, maka hasil review yang anda tulis sebelumnya akan tergantikan dengan review yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah saya menggunakan HTML dalam format saya mereview?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak, dalam menjaga kepentingan yang konsisten untuk semua format review. Format HTML hanya mungkin terjadi dalam anggota profil pribadi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Ciao mensensor ‘produk review dari anggotanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciao Team memiliki kebijakan yang ketat tentang non-sensor. kepercayaan bahwa setiap konsumen berhak untuk memberikan pendapat mereka sendiri pada sebuah produk atau layanan. Namun, Ciao team tidak dapat mentolerir penyalahgunaan penggunaan fasilitas review, sebagai sarana publikasi konten yang menyinggung atau melanggar hukum. Review tersebut akan dihapus, dan penulis akan diblokir accountnya. Bila ada perusahaan mengklaim bahwa review mengandung kesalahan faktual, memfitnah pernyataan, atau bahan lain secara legal diragukan, Ciao team akan memastikan integritas konten website tersebut. Jika Anda menemukan contoh kasar ulasan di situs, silakan laporan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah saya mengedit atau menghapus hasi review saya nanti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat mengedit review yang telah dipublikasikan di situs web, tetapi Anda tidak dapat menghapus review secara keseluruhan. Untuk mengedit hasil review Anda, cari review anda yang akan di edit, dan klik untuk membukanya. Kemudian klik “Edit review” link. Harap berhati-hati ketika membuat perubahan, setiap bagian teks yang anda hapus tidak dapat diambil kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana saya menggunakan review saya di Ciao?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Review Anda tidak akan dijual. Namun tetap memungkinkan, bahwa Ciao Team dapat memberikan wewenang kepada salah satu mitra Ciao Team gunakan untuk ulasan Anda tetapi, dalam hal ini, Ciao Team menjamin bahwa Ciao Team tidak akan memberikan data pribadi Anda, kecuali ada hukum wajib untuk melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah review kritis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Review yang terbaik tidak seluruhnya positif atau negatif. Mereka mengevaluasi baik dan buruk aspek dari sebuah produk. Harap tidak “sensationalize” pengalaman Anda menggunakan produk untuk mendapatkan lebih bacaan Anda untuk diperiksa. Review yang paling dihargai oleh anggota lain adalah orang-orang yang menyediakan review yang bermanfaat, informasi yang nyata untuk membantu mereka yang memutuskan untuk membeli produk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Saya menilai sebuah produk?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat menilai produk hanya ketika Anda menulis review produk. Untuk melakukannya, klik pada “Write review” atau klik link pada bintang untuk menilai sebuah produk secara langsung. Bila Anda telah mengisi Anda mereview teks, cukup pilih pilihan dari menu pull-down dan klik pada tombol untuk menilai produk secara rinci. Kualitatif rating Anda akan diterjemahkan ke dalam angka skor yang rata-rata untuk menghasilkan keseluruhan peringkat anggota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah Saya melihat daftar review yang telah saya tulis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya. Setelah masuk, pergi ke “my Ciao” dan klik pada “Reviews” tab. Di sini Anda akan melihat daftar berisi maupun yang diterbitkan dan tidak diterbitkan review serta statistik mengenai tanggal mereka diajukan, jumlah komentar yang telah ditulis tentang mereka dan penilaian bahwa mereka telah menerima dari anggota lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah Saya melihat daftar anggota review lain yang telah menulis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya. Untuk melakukannya, cukup log in dan klik pada link ke “my Ciao”. Pada bagian atas kanan dari halaman, anda akan melihat “Find Member” link. Klik di sini, dan kemudian masukkan rincian anggota dalam pertanyaan. Pilih yang benar dari nama “Hasil pencarian” halaman dan klik pada link untuk memasukkan dia pengguna. Di sini, Anda akan dapat melihat daftar dari semua review yang telah diterbitkan di bawah “Reviews” tab, konsultasikan diri “Personal Homepage” dan melihat nama semua anggota di “Circle of Trust”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang harus saya persiapkan pada saat saya menulis review?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda harus mereview berisi pendapat Anda sendiri dan pengalaman, dan menjelaskan ini dalam sebuah cara menarik dan realistis. Ia tidak boleh disalin dari sumber internal dan eksternal atau apapun kutipan harus diakui. Pembajakan dari penulis lain akan menyebabkan rekening Ciao anda diblokir dan semua review Anda dihapus dari situs web. Anda harus mereview setidaknya 120 kata dan menyebutkan yang baik dan buruk poin tentang produk, serta untuk dibandingkan produk sejenis lainnya, jika Anda memiliki pengalaman dengan mereka. “quick review” hanya perlu 120 kata panjang. Perlu diingat bahwa Anda mereview dimaksudkan untuk membantu pembaca Anda membuat keputusan membeli, dan mempertimbangkan pertanyaan-pertanyaan berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Anda membeli produk ini atau menggunakan layanan ini?&lt;br /&gt;Apa yang menentukan Anda sebagai yang terbaik / terburuk dari aspek produk yang di review?&lt;br /&gt;Untuk siapa, jika siapa saja, Anda akan merekomendasikan produk ini?&lt;br /&gt;Coba untuk tetap objektif dan adil, berkonsentrasi pada poin yang paling penting, dan struktur argumen Anda. Anda dapat menemukan tips lebih lanjut dalam Guidelines for Review Writing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah saya menulis review secara offline?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya. Hal ini akan membantu Anda untuk menyimpan uang dan menghindari kehilangan teks Anda karena connection internet anda rendah, karena anda tidak perlu terhubung ke Internet seluruh waktu Anda menulis, dan ia juga akan memberitahu Anda mempersiapkan Anda tinjau di pengolah kata dengan spell dan memeriksa tata bahasa, sehingga membantu Anda untuk menghindari kesalahan. Jika Anda ingin menulis ulasan Anda offline, cukup menyiapkan teks dalam program lain, maka koneksi ke internet dan menggunakan cut dan paste untuk memasukkan teks Anda untuk mereview ke dalam formulir yang digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya telah mengirimkan saya tinjau dalam kategori yang salah. Apa yang dapat saya lakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silakan mengirimkan link untuk ulasan Anda, atau yang unik OpinionID, untuk info@ciao.com. Ciao Team akan menonaktifkan sementara Anda mereview dan menawarkan Anda kesempatan untuk kembali dalam kategori yang benar. Ciao Team dapat mengirimi Anda salinan dari review teks atas permintaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa lama hasil review yang baru saya buat akan di tampilkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Review anda akan diposting segera setelah mengirimkannya. Ia mula-mula akan ditempatkan dalam kategori yang telah Anda pilih dan pada situs sebagai “latest review” sampai mereview diajukan. Maka akan muncul di “20 mos recent review” untuk beberapa waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber&lt;br /&gt;http://bisnisreviews.com/menulis-review-dibayar/ciao/bagaimana-menulis-review-sebuah.html&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8267748265684331585-6942529566817446132?l=buyutwatu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/6942529566817446132/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8267748265684331585&amp;postID=6942529566817446132' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/6942529566817446132'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/6942529566817446132'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/2009/02/bagaimana-menulis-review-sebuah-produk.html' title='Bagaimana Menulis Review sebuah Produk'/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585.post-6092825371168787295</id><published>2009-02-04T22:52:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T22:54:19.056-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kampanye'/><title type='text'>Strategi Kampanye</title><content type='html'>&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;Visi&lt;/h3&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Menjadi mata untuk melihat masyarakat. Menjadi telinga untuk mendengarkan masyarakat. Menjadi bibir untuk berbicara kepada masyarakat.&lt;/b&gt; Lingkaran Survei Indonesia percaya suara pemilih bisa diketahui dan dideteksi. Sudah saatnya Indonesia meninggalkan pola-pola lama dalam praktek pemenangan kandidat kepala daerah. Penggalangan suara, politik uang, penggunaan segala cara untuk meraih kemenangan---haruslah diakhiri. Suara pemilih bisa diketahui. Karena itu, pola pemenangan seorang kandidat seharusnya memakai cara-cara yang rasional dan modern. Seorang kandidat perlu mendekati pemilih dengan mengetahui terlebih dahulu karakteristik mereka, harapan dan aspirasi mereka.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;Program&lt;/h3&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Lingkaran Survei Indonesia membantu kandidat yang akan maju dalam pemilihan kepala daerah. Lingkaran Survei Indonesia menyediakan layanan yang terintegrasi dari pencalonan hingga menyiapkan kandidat agar memenangkan pemilihan. Secara umum, program Pilkada Lingkara Survei Indonesia dapat dibagi ke dalam tiga bagian berikut:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h4 style="text-align: justify;"&gt;Memetakan Suara&lt;/h4&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kandidat perlu mengetahui secara tepat dukungan pemilih. Pertama-tama harus diidentifikasi popularitas ( pengenalan terhadap kandidat), preferensi pemilih, kelebihan dan kelemahan kandidat dan lawan-lawannya. Kandidat juga perlu mengetahui isu-isu populer, kebijakan yang diinginkan oleh pemilih dan sebagainya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h4 style="text-align: justify;"&gt;Mempengaruhi Suara&lt;/h4&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Setelah tinmgkat popularitas dan besar dukungan dari kandidat diketahui, dilakukan langkah intervensi untuk mempengaruhi suara. Jika kandidat sudah nomor 1, intervensi dilakukan untuk mempertahankan posisi kandidat. Jika belum nomor 1, intervensi dilakukan untuk meningkatkan suara hingga kandidat menjadi nomor 1.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h4 style="text-align: justify;"&gt;Menjaga Suara&lt;/h4&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kemenangan yang sudah diraih bisa dipotong lewat manipulasi politik---misalnya dengan kecurangan yang dilakukan pihak lawan. Jarena utu kemenangan harus dijaga.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Lingkaran Survei Indonesia menyediakan layanan yang terpadu dari memetakan suara, pempenrahui suara sampai menjaga perolehan suara. Klik informasi berikut untuk mendapatkan informasi lebih detil tentang program yang ditawarkan Lingkaran Survei Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;img src="http://www.lsi.co.id/media/kategori-survei-pilkada.gif" alt="" border="0" width="437" height="276" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber&lt;br /&gt;http://www.lsi.co.id/halaman.php?page=04pilkada&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8267748265684331585-6092825371168787295?l=buyutwatu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/6092825371168787295/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8267748265684331585&amp;postID=6092825371168787295' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/6092825371168787295'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/6092825371168787295'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/2009/02/strategi-kampanye.html' title='Strategi Kampanye'/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585.post-950481458352720025</id><published>2009-02-04T22:48:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T22:49:38.123-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis Online'/><title type='text'>Bagaimana mendapat Poin dari Ciao dot com</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pendapatan Poin dari Member Ciao dot com&lt;br /&gt;————————————————– ——————————&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Tujuan dari pengumpulan Poin?&lt;br /&gt;Apa manfaat dari pengumpulan poin?&lt;br /&gt;Apakah Kumpulan Poin merupakan tolak ukur kualitas dari anggota?&lt;br /&gt;Bagaimana saya dapat mengumpulkan sebuah poin?&lt;br /&gt;Bagaimana saya bisa mengetahui jumlah Poin saya saat ini?&lt;br /&gt;Apa maksud dari Titik-titik berwarna?&lt;br /&gt;Apakah maksud dari “tingkat pengumpulan Point”?&lt;br /&gt;Apa ada kelebihan dari Tingkat pengumpulan Point yang saya peroleh?&lt;br /&gt;Dapatkah saya mendapatkan uang dengan mengumpulkan Poin saja?&lt;br /&gt;Dapatkah saya menukar kumpulan Poin saya dengan sesuatu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;————————————————– ——————————&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah maksud dari Poin komunitas?&lt;br /&gt;Kumpulan Poin yang diberikan bagi anda yang melakukan suatu kegiatan yang dapat meberikan manfaat bagi komunitas Ciao ataupun pengguna lain dari situs web. Termasuk dalam kegiatan ini adalah: membantu menulis tinjauan, menulis komentar dan penilaian lain anggota ‘review, mengundang teman untuk bergabung Ciao dan mendapatkan kepercayaan dari anggota lain Ciao. Jumlah Pengumpulan Poin yang anda kumpulkan pada situs ciao dapat menjadikan anda lebih di perhatikan oleh Ciao. Karena hanya anggota yang telah mencapai tingkat titik tertentu mendapatkan “Feature Anggota”, dan dengan demikian mendapatkan publisitas untuk hasil review mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa manfaat dari pengumpulan poin?&lt;br /&gt;Jumlah Kumpulan Poin yang diperoleh Anda telah memungkinkan Anda, dan Anda pembaca, membantu Anda untuk mengukur bagaimana kontribusi anda pada komunitas Ciao bagi anggota lainnya. Semakin tinggi jumlah poin yang telah Anda dapatkan, akan semakin banyak membantu masukan buat Anda. Dan semakin banyak poin yang anda peroleh, semakin berbobot penilain dari review anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Kumpulan Poin merupakan tolak ukur kualitas dari anggota?&lt;br /&gt;Kualitas anggota review adalah salah satu faktor untuk dapat mengumpulkan Poin yang diperoleh, tetapi bukan merupakan satu-satunya. Bahkan, sebagian besar anggota Kumpulan yang mungkin telah mendapatkan Poin yang bukan berasal dari kegiatan menulis review saja, seperti mengundang anggota baru untuk bergabung Ciao. Yang lebih baik mengukur kualitas dari sebuah hasil review dari anggota. Untuk mendapatkan gambaran seberapa baik anggota telah membuat review secara keseluruhan, silahkan kunjungi Personal member area dan lihatlah pada tab “Review”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana saya dapat mengumpulkan sebuah poin?&lt;br /&gt;Anda dapat memperoleh Poin untuk: menulis review dan memberi komentar, memberikan penilaian review dari anggota lain, review anda dibaca dan di beri penilaian dari anggota lainnya, mendapatkan kepercayaan anggota lain “circle of trust” , dan mengundang anggota baru untuk bergabung Ciao. Jumlah poin diberikan untuk setiap kegiatan bervariasi dan anda dapat melihat bagaimana poin dihitung pada “Statistik” Anda di halaman “My Ciao”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana saya bisa mengetahui jumlah Poin saya saat ini?&lt;br /&gt;Cukup log in, pergi ke area pribadi anggota “My Ciao” dan Lihatlah Community Poin anda pada “Statistik” tab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa maksud dari Titik-titik berwarna??&lt;br /&gt;Titik warna di sebelah nama Anda menunjukkan tingkat komunitas yang telah dicapai.&lt;br /&gt;Tingkat 1: putih: 1-1000 poin&lt;br /&gt;Tingkat 2: hijau: 1 000-4 999 poin&lt;br /&gt;Tingkat 3: biru: 5 000-9 999 poin&lt;br /&gt;Tingkat 4: violet: 10 000-19 999 poin&lt;br /&gt;Tingkat 5: merah: 20 000-49 999 poin&lt;br /&gt;Tingkat 6: jeruk: 50 000-99 999 poin&lt;br /&gt;Tingkat 7: perunggu: 100 000-250 000 poin&lt;br /&gt;Tingkat 8: perak: 250 000-499 999 poin&lt;br /&gt;Tingkat 9: emas: 500 000-4 999 999 poin&lt;br /&gt;Tingkat 10: hitam: lebih dari 5 000 000 poin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah maksud dari “tingkat pengumpulan Point”?&lt;br /&gt;Tergantung pada jumlah total poin Anda yang telah terakumulasi, Anda akan mencapai tingkat komunitas tertentu, diwakili oleh titik berwarna di samping nama Anda. Author yang mempunyai status lebih tinggi, kemungkinan besar akan lebih dikenal di Ciao; Dengan sistem ini maka semua anggota dapat memperoleh kesempatan untuk meningkatkan pengakuan di komunitas melalui partisipasi berkualitas tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa ada kelebihan dari Tingkat pengumpulan Point yang saya peroleh?&lt;br /&gt;Tingkatan level dari seorang anggota Komunitas merupakan salah satu indikator yang menunjukan seberapa pengalaman anggota tersebut. Anggota dengan tingkat komunitas level yang tinggi adalah, yang akan diundang untuk bergabung dengan anggota lain ‘dari kalangan Trust untuk membaca review dan memberi nilai. Anda harus mencapai level tertentu agar gambar anad dapat di tampilkan “Feature Anggota” di kotak login di halaman Ciao. Tambahan ini adalah hubungan baik publisitas untuk Anda dan dapat mengakibatkan review Anda menerima lebih pembaca dan penilaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah saya mendapatkan uang dengan mengumpulkan Poin saja?&lt;br /&gt;Tidak, Kumpulan Poin tidak dapat mempengaruhi uang anda dan Community Poin tidak mempunyai hubungan langsung dengan pendapatan anda pada Ciao. Namun, jika anda adalah anggota aktif, maka pendapatan yang cenderung meningkat secara paralel dengan Community Poin Anda dibaca untuk mendapatkan uang, untuk mengundang teman, berpartisipasi dalam survei, dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah saya menukar kumpulan Poin saya dengan sesuatu? Untuk saat sekarang ini kelihatannya pihak Ciao masih belum memberikan fasilitas untuk penukaran poin. Tidak tahu kedepannya Ya.(alharits)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber&lt;br /&gt;http://bisnisreviews.com/menulis-review-dibayar/ciao/bagaimana-mendapat-poin-dari-ciao.html&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8267748265684331585-950481458352720025?l=buyutwatu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/950481458352720025/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8267748265684331585&amp;postID=950481458352720025' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/950481458352720025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/950481458352720025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/2009/02/bagaimana-mendapat-poin-dari-ciao-dot.html' title='Bagaimana mendapat Poin dari Ciao dot com'/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585.post-1093819856414744553</id><published>2009-02-04T22:45:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T22:46:39.951-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis Online'/><title type='text'>Bagaimana Agar Mudah Terindex di Google.?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Punya web bagus, script bagus dan design bagus tapi ndak terindex di Google apalagi di Search Engine yang lain, itu namanya BENCANA. Karena jika terindex aja tidak, apalagi mau menang persaingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara tercepat agar web anda terindex oleh Google adalah dengan menanam backlink sebanyak mungkin di situs-situs yang memiliki PageRank yang lumayan. Jika anda tidak bisa menemukan web dengan PR tinggi, buat aja pertukaran link dengan web yang sering update.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Web yang sering update misalnya web-web social bookmarking atau blog seseorang yang sering diupdate. Jika suatu web sering diupdate, maka robot Google akan lancar mengunjungi web tersebut dan dengan cepat menemukan situs anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan minta tukar link dengan PR yang terlalu jauh dari PR anda. Misalnya PR anda baru nol atau bahkan N/A. Hendaknya minta tukar link dengan web yang PR 0 atau 1. Biasanya akan mudah diapprove. Tapi kalau anda minta ke web dengan PR 3 keatas, maka yang ada cuma kekecewaan aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain tukar link, anda juga bisa melakukan bookmarking terhadap artikel-artikel anda. Tapi ingat, jangan melakukan spamming ke satu social bookmarking. Berikut ini beberapa Social Bookmarking yang mendukung fasilitas “do follow” alias link yang diberikan tidak ditambahi tag no follow.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. digg.com&lt;br /&gt;2. reddit.com&lt;br /&gt;3. faves.com&lt;br /&gt;4. mister-wong.de&lt;br /&gt;5. mister-wong.com&lt;br /&gt;6. ma.gnolia.com&lt;br /&gt;7. propeller.com&lt;br /&gt;8. Diigo.com&lt;br /&gt;9. bibsonomy.org&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usahakan anda memiliki account di social bookmarking tersebut. Dan mulailah melakukan bookmarking artikel-artikel anda. Misalnya tiap bookmarking anda taruh 10 artikel. Sehingga dengan mengikuti 9 social bookmarking tersebut, anda sudah bisa membookmark 90 artikel di web anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara lain adalah memasang backlink ke iklan baris-iklan baris. Saat ini ada lebih dari 125 iklan baris. Cara ini juga sangat efektif. Bahkan beberapa situs saya naik PR-nya setelah saya submit ke iklan baris-iklan baris. Tak perlu pusing dengan kata-kata promonya. Yang penting anda bisa tanam link, beres deh. Insya Allah CafeBisnis akan meluncurkan software yang mampu memasang iklan ke 125 iklan baris dan terus diupdate. Lebih canggih dan lebih akurat daripada GrowURL. Bahkan saat ini sudah ada 300 iklan baris yang masuk daftar tunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan memasang jaring bookmarking sebanyak itu, insya Allah dalam beberapa hari saja situs anda akan terindex. Kalau sudah terindex, maka langkah berikutnya sudah lancar. Asalkan blog anda memiliki perangkat sitemap.xml dan feed.-Master Wordpress Luvi Avandi-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber&lt;br /&gt;http://bisnisreviews.com/binis-reseller/cafebisnis/bagaimana-agar-mudah-terindex.html&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8267748265684331585-1093819856414744553?l=buyutwatu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/1093819856414744553/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8267748265684331585&amp;postID=1093819856414744553' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/1093819856414744553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/1093819856414744553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/2009/02/bagaimana-agar-mudah-terindex-di-google.html' title='Bagaimana Agar Mudah Terindex di Google.?'/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585.post-1010980292673589604</id><published>2009-02-04T22:42:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T22:43:58.836-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis Online'/><title type='text'>Bagaimana Cara menjadi Master Bisnis Online</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernahkah Anda bercita-cita ingin menguasai berbagai bahasa di dunia ini? Mungkin Indonesia + Cina + Inggris + Perancis + Jepang + + + + ? Pernahkah Anda bercita-cita untuk menjadi seorang yang amat sangat pintar dalam berbagai bidang? Menjadi ahli fisika + kimia, atau menjadi ahli ini dan sekaligus ahli itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya rasa mungkin sebagian di antara Anda pernah. Saya sendiri pernah, pernah mimpi bisa begitu maksudnya, hehe…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah tapi sekarang berhubung blog saya ini tentang bisnis online, maka pertanyaan saya adalah :: pernahkah Anda ingin menjadi ahli dalam berbisnis online, entah bisnis apa pun itu? Jika pernah, saya berani katakan kepada Anda bahwa Anda bisa! Kenapa tidak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi masalahnya adalah, bagaimana cara menjadi ahli dalam berbisnis online?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm……..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu jalan yang bisa Anda coba adalah : pengalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak sekali orang yang berusaha untuk membangun bisnis di dunia maya, tapi mereka memiliki keahlian terbatas. Hasilnya adalah income dari bisnis online yang mereka lakukan tidak optimal. Mereka selalu bingung mencari cara untuk mendapat hasil lebih optimal dalam berbisnis. Akhirnya mereka mencoba-coba trik ini itu, mereka berpikir keras bagaimana cara membuat pengunjung situs mereka lebih banyak, mereka berusaha keras mencoba-coba optimasi di sini di situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya mereka menjadi seorang ahli di bidangnya. Dan mereka sukses di bidang tersebut. Anda ingin mencoba cara ini untuk menjadi ahli? Silakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada beberapa syarat berat yang harus bisa Anda penuhi, seperti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda harus berani memulai bisnis online Anda&lt;br /&gt;Anda harus aktif belajar, bereksperimen sendiri&lt;br /&gt;Anda harus siap menanggung resiko pusing&lt;br /&gt;Anda harus siap meluangkan waktu yang lama dalam belajar&lt;br /&gt;Dan Anda harus menyiapkan modal belajar yang lebih besar lagi&lt;br /&gt;Jika Anda merasa bisa memenuhi syarat-syarat tersebut, bagus. Anda bisa mencoba sekarang bisa menjadi seorang ahli dari bawah, dari hasil mencoba-coba sendiri. Hanya saja, siapkan syarat-syarat di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda memang seorang tipe “petualang”, pengemar “tantangan”, cara ini cocok bagi Anda. Saya yakin waktu yang panjang akan terasa bermakna bagi Anda, kehilangan uang akan memotivasi Anda untuk lebih serius lagi, dan kelelahan bereksperimen akan menjadi pemecut semangat Anda untuk bekerja lebih cerdas. Pokoknya jika Anda tipe orang yang berprinsip “kegagalan adalah sukses yang tertunda”, maka inilah pilihan yang bagus bagi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalau saya, jujur saja tidak bisa seperti itu. Jujur saja, saya tipe orang pecinta hal-hal yang bersifat instant. Saya ingin berhasil dalam suatu bidang dengan cepat. Saya ingin bisa menjadi ahli lebih cepat dari “waktu normal”. Jadi saya rasanya tidak akan tahan untuk melewati kegagalan-kegagalan terus menerus, atau untuk belajar dari sana-sini terus menerus. 2-3 kali gagal sih ok, tapi berikutnya saya rasa tidak akan kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toh tujuan saya berbisnis online bukan untuk “mencari tantangan”, atau “belajar gagal untuk sukses”. Bagi saya tidak ada istilah “kegagalan adalah sukses yang tertunda”. Bagi saya, gagal ya gagal, tapi next time saya harus sukses. Begitu prinsip saya. Dan begitu juga prinsip bisnis saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah kalau Anda tipe orang yang seperti saya, Anda tidak bisa menjalani proses seperti yang disebutkan di contoh pertama. Anda harus mencari jalan pintas, jalan (agak) instant untuk sukses. Dan ini yang saya lakukan, saya menempuh jalan pintas untuk sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana jalannya? Inti jalannya sebenarnya sama dengan contoh pertama, intinya juga mencari ilmu untuk bisnis online. Tapi saya tidak mau mendapat ilmu dari pengalaman gagal saya sendiri, saya ingin cara yang instant, yaitu : mengcopy ilmu mereka yang sudah ahli! Keren kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, bagaimana cara mengcopy ilmu mereka yang sudah ahli?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caranya banyak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satunya, Anda bisa aktif ikut di forum pebisnis online para ahli. Salah satu yang saya sarankan adalah forum digital point. Di sana Anda bisa belajar banyak tentang bisnis online (in English).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua, Anda bisa berlangganan newsletter dari berbagai ahli dalam bidangnya masing-masing. Saya sendiri berlangganan newsletter dari para master seperti blogger John Chow, Shoemoney, Yaro Starak, dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ketiga, Anda bisa mengikuti training yang diadakan oleh para ahli bisnis online tersebut. Banyak kok tempatnya, seperti di wealthyaffiliate.com atau di teachingsells.com misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan cara yang keempat, adalah dengan membeli buku yang ditulis pada ahli tersebut. Cara ini paling singkat, tapi hasilnya paling mantap. Saya sudah melakukan ini beberapa kali, dan hasilnya bisa dibilang luar biasa. Jujur saja, cara ini adalah cara favorit saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, ketika saya ingin belajar CopyWriting, saya membeli buku karangan Joe Vitale (mrfire.com). Saat saya ingin mengetahui cara membangun bisnis online dengan cepat, saya mencari buku dari Ewen Chia (ewenchia.com), saat saya ingin belajar blogging saya membeli buku dari Yaro Starak (entrepreneurs-journey.com), dan terakhir saat saya ingin belajar menjadi affiliate, saya membeli buku yang ditulis seorang ahli affiliate marketing, Rosalind Gardner, senilai US$ 47 di superaffiliatehandbook.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahal kan US$ 47? Ya mahal. Tapi sebanding dengan apa yang saya dapatkan. Ilmu yang saya dapat jauh lebih banyak daripada membaca-baca blog orang, atau dari membaca-baca newsletter (yang hanya muncul seminggu sekali). Saya merasa tidak rugi membeli ebook tulisan Rosalind setebal 250+ halaman full english itu, karena hasil yang saya dapatkan lebih banyak dari yang saya keluarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Butuh fakta? Faktanya adalah pada tanggal 1-3 Juli kemarin saya baru saja mendapat order senilai Rp 1.000.000+ dari hasil berbisnis affiliasi. Ya betul, dari bisnis affiliasi, dari menjual produk orang lain (bukan produk saya sendiri). Bagaimana caranya? Cukup dengan menerapkan dua teknik yang dituliskan Rosalind di dalam bukunya. Tidak rugi kan saya membeli bukunya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( belinya pakai credit card ayah saya, ngutang dulu. Maklum mahasiswa belum punya credit card )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, sekarang Anda merasa Anda tipe yang mana? Tipe yang suka mencoba-coba sendiri, atau tipe pecinta hasil instant? ( tidak terlalu instant sih, tetap harus berjuang juga, tapi minimal tidak sekeras mencoba-coba sendiri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemukakan pikiran Anda dengan memberikan komentar pada artikel ini! Kalau tipe yang suka coba-coba, sebutkan alasannya. Kalau tipe penyuka hasil (agak) instant, kemukakan juga jawaban Anda dan kemukakan juga cara belajar “instant” favorit Anda di form komentar artikel ini. Mari berbagi pandangan, ini bentuk mencari ilmu bisnis juga kan?-Haryo Prabowo-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber&lt;br /&gt;http://bisnisreviews.com/binis-reseller/uangpanas/bagaimana-cara-menjadi-master.html&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8267748265684331585-1010980292673589604?l=buyutwatu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/1010980292673589604/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8267748265684331585&amp;postID=1010980292673589604' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/1010980292673589604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/1010980292673589604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/2009/02/bagaimana-cara-menjadi-master-bisnis.html' title='Bagaimana Cara menjadi Master Bisnis Online'/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585.post-1586622447117390688</id><published>2009-02-04T22:40:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T22:42:00.104-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis Online'/><title type='text'>Bagaimana merancang Bisnis Online Anda</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan kini sebagai kelanjutannya kita bahas apa saja yang perlu dilakukan pada  pembahasan sebelumnya tentang  Bagaimana memulai bisnis online.?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda siap memulai dan merancang masa depan anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Belajar Affiliate Program dan Cara Berpromosi&lt;br /&gt;Seperti sering saya ungkap, affiliate program merupakan cara yang banyak dilakukan pebisnis online untuk meraup banyak uang dalam waktu singkat. Dan cara ini bisa diterapkan dalam lingkup yang sangat luas. Misalkan, kalau anda punya produk fashion, anda bisa mengembangkan cara berpromosinya dengan memakai affiliate program. Dengan memperbanyak para affiliate, anda hanya perlu memberikan komisi untuk misal setiap penjualan yang dihasilkan berkat rekomendasi mereka. Dengan begitu, volume penjualan anda bisa terus meningkat. Dalam affiliate program, jumlah uang yang anda hasilkan sangat bergantung dari besarnya tingkat penjualan. Karena itu, anda perlu juga belajar bagaimana cara berpromosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukti sukses besar affiliate program sudah ditunjukkan oleh www.FormulaBisnis.com yang diikuti oleh puluhan ribu member. Lewat produk SMUO (Sistem Mesin Uang Otomatis) dikupas secara tuntas bagaimana menjalankan sistem affiliate program dan melakukan promosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Membuat Produk dan Menjualnya&lt;br /&gt;Anda perlu belajar bagaimana membuat produk sendiri. Kalau dalam produk SMUO, salah satunya saya terangkan bagaimana cara membuat produk informasi. Sebab, banyak keunggulan yang ditawarkan oleh produk informasi antara lain seperti kecilnya modal, proses pembuatan mudah, dan keuntungan berlimpah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bukan hanya produk informasi saja yang bisa anda buat. Kalau misal anda punya keahlian dalam desain, anda bisa membuat template, kalender, atau yang bisa anda jual. Kalau suka memotret, anda juga bisa menjual foto-foto anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Membuat Situs Web atau Blog&lt;br /&gt;Salah satu cara terbaik menghasilkan uang lewat internet adalah dengan membuat situs web atau blog. Dengan begitu, anda bisa memajang iklan atau menjual produk/jasa yang anda tawarkan. Anggaplah situs web atau blog anda sebagai toko anda di dunia maya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak jenis blog yang bisa menghasilkan uang untuk anda. Dan saran saya, apapun model situs web yang anda pilih, sebaiknya sesuaikan dengan minat dan kemampuan anda. Kalau masih bingung mau buat situs web atau blog seperti apa, silakan baca 10 ide situs web dan blog penghasil uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mulai Berbisnis Online&lt;br /&gt;Setelah mempunyai situs web atau blog, anda kini sudah siap berbisnis online. Saran saya sebaiknya produk atau jasa yang anda tawarkan bersifat spesifik tapi memiliki jangkauan pasar yang luas. Misal, anda bisa tawarkan jasa desain web, programming, atau copywriting juga bisa. Tak sulit sebetulnya untuk memulainya. Asal anda punya tekad dan kemauan yang kuat, saya yakin anda bisa melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda pun tak harus punya keahlian yang sangat mumpuni untuk melakukannya. Sebab, sebagai pebisnis online, tak harus anda yang melakukan semuanya sendiri. Tugas anda sebagai perancang, penggerak, pengarah, dan pengontrol aktivitas bisnis online anda. Anda bisa cari orang-orang yang tepat untuk melakukan pekerjaan teknisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Terjun ke Bisnis Retail&lt;br /&gt;Dunia bisnis masa depan juga ditandai dnegan maraknya bisnis retail. Ini dibuktikan dengan suksesnya Ebay dan Craiglist. Anda bisa mengikuti jejak mereka dengan misal membeli suatu produk dan menjualnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana? Tak bingung lagi kan apa saja yang bisa dilakukan untuk berbisnis online? Kalau masih bingung datengin aja Masternya Bisnis Online Joko Susilo pemilik Formulabisnis dot com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber&lt;br /&gt;http://bisnisreviews.com/binis-reseller/formulabisnis/merancang-bisnis-online.html&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8267748265684331585-1586622447117390688?l=buyutwatu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/1586622447117390688/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8267748265684331585&amp;postID=1586622447117390688' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/1586622447117390688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/1586622447117390688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/2009/02/bagaimana-merancang-bisnis-online-anda.html' title='Bagaimana merancang Bisnis Online Anda'/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585.post-4981127881569107013</id><published>2009-02-04T22:37:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T22:39:58.023-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis Online'/><title type='text'>Darimana harus memulai Bisnis Online</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagi kebanyakan newbie (seperti saya ini red.) pastilah bingung untuk memulaik sutu bisnis online. Banyak pertimbangan yang dipikirkan, sehingga lama kelamaan menjadi malas untuk memulai Bisnis Online, Dan pada akhirnya tidak jadi bisnis online dah. ini ada tips dari Pak Joko Susilo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua keuntungan besar yang bisa dirasakan bagi yang berbisnis online. Pertama, hasilnya yang luar biasa besar dengan resiko yang bisa dibilang sangat minim. Bisnis online mampu mengalirkan uang dalam jumlah besar serta dalam waktu singkat. Sudah tak terhitung pebisnis yang berhasil. Baik yang berani mengatakan secara terus terang di internet, maupun yang lebih memilih berdiam diri saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan kedua adalah kebebasan pola kerjanya. Tak terikat pada jangka waktu yang kaku atau pada tempat tertentu. Bisnis online telah mengubah cara kerja kita. Bisnis ini melampaui pekerjaan yang pernah diidamkan banyak orang di masa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dulu mungkin banyak yang memilih untuk bekerja kantoran, dengan mendapat gaji tetap setiap bulan. Tapi kini tidak lagi. Pekerjaan seperti itu cenderung membosankan. Kalau mau digambarkan kira-kira pola kerjanya setiap harinya seperti ini: Berangkat kerja &gt; Bekerja di kantor &gt; pulang kerja. Begitu setiap harinya ritme yang dilakoni. Dengan pekerjaan yang menguras banyak energi dan juga menyita banyak waktu pastinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, kalau kita mau berpikir jujur, hasil yang kita dapat sebetulnya tak seberapa. Taruhlah misal setiap hari kita kerja selama delapan jam dengan lima hari kerja dalam seminggu. Berarti selama seminggu kita bekerja selama 40 jam. Kalau sebulan berarti kita bekerja selama 160 jam. Dan coba berapa yang anda dapat? Andaikan saja total pendapatan anda sebesar Rp 5 juta. Maka, sebetulnya, waktu perjam anda hanya dihargai Rp 31.250. Atau kalau dihitung per menit, anda hanya dibayar Rp 520,83. Semurah itukah penghargaan untuk diri anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Okelah, bagi sebagian orang, pendapatan itu mungkin sudah jauh mencukupi. Tapi dengan kebutuhan yang makin meningkat serta keadaan hidup yang makin mahal, anda tak mungkin mengandalkan kebutuhan anda dan keluarga hanya dari gaji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ujung-ujungnya kalau anda tak puas dengan gaji saat ini, anda bisa saja menuntut kenaikan gaji kepada perusahaan. Tapi itu pun tak bisa seketika dipenuhi. Perlu waktu dan pasti perusahaan akan berpikir berulang-ulang kali sebelum menyetujuinya. Dan saat dikabulkan kenaikan gaji kita pun, mungkin harga kebutuhan kita sudah meningkat berkali-kali lipat dari sebelumnya. Sehingga praktis kenaikan gaji itu menjadi tak ada artinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bukan hanya soal uang, di sisi lain kalau anda sudah berkeluarga, saya rasa keluarga tetap nomor satu. Anda tak ingin keluarga anda terabaikan hanya gara-gara pekerjaan anda. Keluarga butuh perhatian penuh dari kita. Bukan hanya dari segi materi, tapi juga kasih sayang. Dan banyak orang tua yang saya rasa mengabaikan hal ini karena padatnya pekerjaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan (maaf) kalau boleh saya tanya kenapa anda harus menunggu sebulan untuk mendapakan gaji Rp 5 juta, kalau bisa mendapatkannya dalam sejam? Dengan bisnis online, anda bisa meraup hasil jauh lebih besar dalam waktu singkat. Anda bisa gajian setiap jam. Tapi kalau bekerja kantoran, mau tak mau anda harus tunggu setidaknya setiap bulan. Lebih jauh tentang penghasilan per jam ini silakan baca bagaimana membuat penghasilan terus meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enaknya lagi berbisnis online, anda tak harus bekerja secara full-time. Karena, internet-lah yang akan bekerja full time untuk anda. Anda cukup meluangkan sedikit waktu untuk mengelolanya. Selebihnya, anda bisa curahkan waktu untuk kegiatan lain serta keluarga tercinta anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal sumber penghasilannya, ada banyak sekali ragam penghasilan yang bisa anda pilih. Anda pahami sumber-sumber penghasilan itu. Dan tentukan mana sumber uang yang ingin pertama kali anda cicipi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu selanjutnya bagaimana? Nantikan di posting berikutnya ya mengenai langkah-langkah berikutnya. Selalu semangat dan jadikan bisnis online sebagai pengubah masa depan hidup kita!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber&lt;br /&gt;http://bisnisreviews.com/formulabisnis/darimana-harus-memulai-bisnis.html&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8267748265684331585-4981127881569107013?l=buyutwatu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/4981127881569107013/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8267748265684331585&amp;postID=4981127881569107013' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/4981127881569107013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/4981127881569107013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/2009/02/darimana-harus-memulai-bisnis-online.html' title='Darimana harus memulai Bisnis Online'/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585.post-3468288001966664396</id><published>2008-01-21T19:33:00.000-08:00</published><updated>2008-01-21T19:36:51.308-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;History of &lt;/b&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;b style=""&gt;Romania&lt;/b&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;In 513 BC, south of the &lt;st1:place&gt;Danube&lt;/st1:place&gt;, the tribal confederation of the Getae were defeated by the Persian Emperor Darius the Great during his campaign against the Scythians (Herodotus IV). Over half a millennium later, the Getae (also named Daci by Romans) were defeated by the &lt;st1:place&gt;Roman Empire&lt;/st1:place&gt; under Emperor Trajan in two campaigns stretching from 101 AD to 106 AD, and the core of their kingdom was turned into the Roman &lt;st1:place&gt;&lt;st1:placetype&gt;province&lt;/st1:placetype&gt; of &lt;st1:placename&gt;Dacia&lt;/st1:placename&gt;&lt;/st1:place&gt;. The Gothic and Carpic campaigns in the Balkans during 238–269 AD(from the beginning of the period of military anarchy to the battle of Naissus), forced the Roman Empire to reorganize a new Roman province of Dacia south of the Danube, inside former Moesia Superior.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;The medieval city of &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Sighisoara&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;In either 271 or 275 the Roman army and administration left &lt;st1:state&gt;&lt;st1:place&gt;Dacia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;, which was invaded by the Goths. The Goths lived with the local people until the 4th century, when another nomadic people, the Huns, arrived. The Gepids and the Avars ruled &lt;st1:place&gt;Transylvania&lt;/st1:place&gt; until the 8th century, after which the Bulgarians included the territory of modern &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Romania&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; in their Empire until 1018. &lt;st1:place&gt;Transylvania&lt;/st1:place&gt; was part of the &lt;st1:place&gt;&lt;st1:placetype&gt;Kingdom&lt;/st1:placetype&gt; of &lt;st1:placename&gt;Hungary&lt;/st1:placename&gt;&lt;/st1:place&gt; from the 10-11th century until the 16th century, when the independent Principality of Transylvania was formed. The Pechenegs, the Cumans and Uzes were also mentioned by historic chronicles on the &lt;st1:place&gt;&lt;st1:placetype&gt;territory&lt;/st1:placetype&gt;  of &lt;st1:placename&gt;Romania&lt;/st1:placename&gt;&lt;/st1:place&gt;, until the founding of the Romanian principalities of &lt;st1:place&gt;Wallachia&lt;/st1:place&gt; by Basarab I, and &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Moldavia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; by Dragoş during the 13th and 14th centuries respectively. Several competing theories have been generated to explain the origin of modern Romanians. Linguistic and geo-historical analyses tend to indicate that Romanians have coallesced as a major ethnic group both South and North of the &lt;st1:place&gt;Danube&lt;/st1:place&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;In the Middle Ages, Romanians lived in two distinct independent Romanian principalities: &lt;st1:place&gt;Wallachia&lt;/st1:place&gt; (Romanian: &lt;st1:place&gt;Ţara&lt;/st1:place&gt; Românească - "&lt;st1:place&gt;&lt;st1:placename&gt;Romanian&lt;/st1:placename&gt;  &lt;st1:placetype&gt;Land&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt;"), &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Moldavia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; (Romanian: &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Moldova&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;) as well as in the Hungarian-ruled principality of &lt;st1:place&gt;Transylvania&lt;/st1:place&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;In 1475, Stephen the Great of Moldavia scored a temporary victory over the &lt;st1:place&gt;Ottoman Empire&lt;/st1:place&gt; at the Battle of Vaslui. However, &lt;st1:place&gt;Wallachia&lt;/st1:place&gt; and &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Moldavia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; would come gradually under the suzerainty of the &lt;st1:place&gt;Ottoman Empire&lt;/st1:place&gt; during the 15th and 16th centuries (1476 for &lt;st1:place&gt;Wallachia&lt;/st1:place&gt;, 1514 for &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Moldavia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;). As vassal tributary states they had complete internal autonomy and an external independence which was finally lost in the 18th century. One of the greatest Hungarian kings, Matthias Corvinus (known in Romanian as Matei Corvin), who reigned from 1458-1490, was born in &lt;st1:place&gt;Transylvania&lt;/st1:place&gt;. He is claimed by the Romanians because of his Romanian father, Iancu de Hunedoara (Hunyadi János in Hungarian), and by the Hungarians because of his Hungarian mother. Later, in 1541, &lt;st1:place&gt;Transylvania&lt;/st1:place&gt; became a multi-ethnic principality under the suzerainty of the &lt;st1:place&gt;Ottoman Empire&lt;/st1:place&gt; following the Battle of Mohács. Michael the Brave (Romanian: Mihai Viteazul) (1558-9 August 1601) was the Prince of Wallachia (1593-1601), of &lt;st1:place&gt;Transylvania&lt;/st1:place&gt; (1599-1600), and of &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Moldavia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; (1600). During his reign the three principalities largely inhabited by Romanians were for the first time united under a single rule.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  In 1775, the Habsburg Monarchy annexed the northern part of &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Moldova&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, &lt;st1:place&gt;Bukovina&lt;/st1:place&gt;, and the &lt;st1:place&gt;Ottoman Empire&lt;/st1:place&gt; its south-eastern part, Budjak. In 1812 the Russian Empire annexed its eastern half, &lt;st1:place&gt;Bessarabia&lt;/st1:place&gt;, which was partially returned by the 1856 Treaty of Paris after the Crimean War. At the end of the 19th century, the Habsburg Monarchy incorporated &lt;st1:place&gt;Transylvania&lt;/st1:place&gt; into what later became the Austrian Empire. During the period of the dual monarchy of &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Austria-Hungary&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; (1867-1918), Romanians in &lt;st1:place&gt;Transylvania&lt;/st1:place&gt; experienced a period of severe oppression under the Magyarization policies of the Hungarian government&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8267748265684331585-3468288001966664396?l=buyutwatu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/3468288001966664396/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8267748265684331585&amp;postID=3468288001966664396' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/3468288001966664396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/3468288001966664396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/2008/01/history-of-romania-in-513-bc-south-of.html' title=''/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585.post-1624184211542414196</id><published>2008-01-21T19:28:00.001-08:00</published><updated>2008-01-21T19:28:34.658-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;Politics of &lt;/b&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;b style=""&gt;Romania&lt;/b&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;The Palace of the Parliament, the seat of the &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Romania&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;'s bicameral parliament&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Romania&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; is a semi-presidential democratic republic where executive functions are shared between the president and the prime minister. The president is elected by popular vote, and resides at &lt;st1:place&gt;&lt;st1:placename&gt;Cotroceni&lt;/st1:placename&gt;  &lt;st1:placetype&gt;Palace&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt;. Since the constitutional amendment of 2003, the president's term is five years (previously it was four). The Romanian Government, which is based at &lt;st1:place&gt;&lt;st1:placename&gt;Victoria&lt;/st1:placename&gt;  &lt;st1:placename&gt;Palace&lt;/st1:placename&gt;&lt;/st1:place&gt;, is headed by a prime minister, who appoints the other members of his or her cabinet and who is nearly always the head of the party or coalition that holds a majority in the parliament. If, however, none of the parties hold 50% + 1 of the total seats in parliament, the president will appoint the prime minister. Before beginning its term, the government is subject to a parliamentary vote of approval.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;The legislative branch of the government, collectively known as the Parliament (Parlamentul României), consists of two chambers – the Senate (Senat), which has 137 members, and the Chamber of Deputies (Camera Deputaţilor), which has 332 members. The members of both chambers are elected every four years under a system of party-list proportional representation.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;The justice system is independent of the other branches of government, and is made up of a hierarchical system of courts culminating in the High Court of Cassation and Justice, which is the supreme court of &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Romania&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. There are also courts of appeal, county courts and local courts. The Romanian judicial system is strongly influenced by the French model, considering that it is based on civil law and is inquisitorial in nature. The &lt;st1:street&gt;&lt;st1:address&gt;Constitutional   Court&lt;/st1:address&gt;&lt;/st1:street&gt; (Curtea Constituţională) is responsible for judging the compliance of laws and other state regulations to the Romanian Constitution, which is the fundamental law of the country. The constitution, which was introduced in 1991, can only be amended by a public referendum; the last amendment was in 2003. The Romanian Constitutional Court structure is based on the Constitutional Council of France, being made up of nine judges who serve nine-year, non-renewable terms. Following the 2003 constitutional amendment, the court's decisions cannot be overruled by any majority of the parliament.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;The country's entry into the European Union in 2007 has been a significant influence on its domestic policy. As part of the process, &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Romania&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; has instituted reforms including judicial reform, increased judicial cooperation with other member states, and measures to combat corruption. In a recent &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Brussels&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; report[citation needed], &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Romania&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; along with &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Bulgaria&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; were described as the two most corrupt countries in the EU.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8267748265684331585-1624184211542414196?l=buyutwatu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/1624184211542414196/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8267748265684331585&amp;postID=1624184211542414196' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/1624184211542414196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/1624184211542414196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/2008/01/politics-of-romania-palace-of_21.html' title=''/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585.post-589187421900272455</id><published>2008-01-21T19:24:00.000-08:00</published><updated>2008-01-21T19:25:10.855-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;Politics of &lt;/b&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;b style=""&gt;Romania&lt;/b&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;The Palace of the Parliament, the seat of the &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Romania&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;'s bicameral parliament&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Romania&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; is a semi-presidential democratic republic where executive functions are shared between the president and the prime minister. The president is elected by popular vote, and resides at &lt;st1:place&gt;&lt;st1:placename&gt;Cotroceni&lt;/st1:placename&gt;  &lt;st1:placetype&gt;Palace&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt;. Since the constitutional amendment of 2003, the president's term is five years (previously it was four). The Romanian Government, which is based at &lt;st1:place&gt;&lt;st1:placename&gt;Victoria&lt;/st1:placename&gt;  &lt;st1:placename&gt;Palace&lt;/st1:placename&gt;&lt;/st1:place&gt;, is headed by a prime minister, who appoints the other members of his or her cabinet and who is nearly always the head of the party or coalition that holds a majority in the parliament. If, however, none of the parties hold 50% + 1 of the total seats in parliament, the president will appoint the prime minister. Before beginning its term, the government is subject to a parliamentary vote of approval.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;The legislative branch of the government, collectively known as the Parliament (Parlamentul României), consists of two chambers – the Senate (Senat), which has 137 members, and the Chamber of Deputies (Camera Deputaţilor), which has 332 members. The members of both chambers are elected every four years under a system of party-list proportional representation.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;The justice system is independent of the other branches of government, and is made up of a hierarchical system of courts culminating in the High Court of Cassation and Justice, which is the supreme court of &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Romania&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. There are also courts of appeal, county courts and local courts. The Romanian judicial system is strongly influenced by the French model, considering that it is based on civil law and is inquisitorial in nature. The &lt;st1:street&gt;&lt;st1:address&gt;Constitutional   Court&lt;/st1:address&gt;&lt;/st1:street&gt; (Curtea Constituţională) is responsible for judging the compliance of laws and other state regulations to the Romanian Constitution, which is the fundamental law of the country. The constitution, which was introduced in 1991, can only be amended by a public referendum; the last amendment was in 2003. The Romanian Constitutional Court structure is based on the Constitutional Council of France, being made up of nine judges who serve nine-year, non-renewable terms. Following the 2003 constitutional amendment, the court's decisions cannot be overruled by any majority of the parliament.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;The country's entry into the European Union in 2007 has been a significant influence on its domestic policy. As part of the process, &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Romania&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; has instituted reforms including judicial reform, increased judicial cooperation with other member states, and measures to combat corruption. In a recent &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Brussels&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; report[citation needed], &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Romania&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; along with &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Bulgaria&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; were described as the two most corrupt countries in the EU.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8267748265684331585-589187421900272455?l=buyutwatu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/589187421900272455/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8267748265684331585&amp;postID=589187421900272455' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/589187421900272455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/589187421900272455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/2008/01/politics-of-romania-palace-of.html' title=''/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585.post-5901843413879237421</id><published>2008-01-21T19:23:00.001-08:00</published><updated>2008-01-21T19:23:46.320-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;Culture of &lt;/b&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;b style=""&gt;Romania&lt;/b&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;The culture of &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Romania&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; is rich and varied. Like Romanians themselves, it is fundamentally defined as the meeting point of three regions: &lt;st1:place&gt;Central Europe&lt;/st1:place&gt;, &lt;st1:place&gt;Eastern  Europe&lt;/st1:place&gt;, and the Balkans, but cannot be fully included in any of them. The Romanian identity formed on a substratum of mixed Roman and quite possibly Dacian elements (although the latter is controversial), with many other influences. During late Antiquity and the Middle Ages, the major influences came from the Slavic peoples who migrated and settled in nearby &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Bulgaria&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Serbia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Ukraine&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; and eventually &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Russia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;; from medieval Greeks and the &lt;st1:place&gt;Byzantine Empire&lt;/st1:place&gt;; from a long domination by the &lt;st1:place&gt;Ottoman Empire&lt;/st1:place&gt;; from the Hungarians; and from the Germans living in &lt;st1:place&gt;Transylvania&lt;/st1:place&gt;. Modern Romanian culture emerged and developed over roughly the last 250 years under a strong influence from Western culture, particularly French and German culture.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8267748265684331585-5901843413879237421?l=buyutwatu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/5901843413879237421/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8267748265684331585&amp;postID=5901843413879237421' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/5901843413879237421'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/5901843413879237421'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/2008/01/culture-of-romania-culture-of-romania.html' title=''/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585.post-1099010203186399718</id><published>2008-01-21T19:22:00.001-08:00</published><updated>2008-01-21T19:22:48.902-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;Literature of &lt;/b&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;b style=""&gt;Romania&lt;/b&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;The older classics of Romanian literature remain very little known outside &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Romania&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Mihai Eminescu, a famous 19th century Romanian poet is still very much loved in &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Romania&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; (especially his poems), along with several other classics like George Coşbuc and Ioan Slavici. The revolutionary year 1848 had its echoes in the Romanian principalities and in Transylvania, and a new elite from the middle of the 19th century emerged from the revolutions: Mihail Kogălniceanu (writer, politician and the first prime minister of Romania), Vasile Alecsandri (politician, playwright and poet), Andrei Mureşanu (publicist and the writer of the current Romanian National Anthem) and Nicolae Bălcescu (historian, writer and revolutionary). Other classic Romanian writers whose works are still widely read in their native country are playwright Ion Luca Caragiale (the National Theatre Bucharest is officially named in his honor) and Ion Creangă (best known for his children's stories).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;In the period between the two world wars, authors like Tudor Arghezi, Lucian Blaga or Ion Barbu made efforts to synchronize Romanian literature with the European literature of the time. Gellu Naum was the leader of the surrealist movement in &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Romania&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. In the Communist era, valuable writers like Nichita Stănescu, Marin Sorescu or Marin Preda managed to escape censorship, broke with "socialist realism" and were the leaders of a small "Renaissance" in Romanian literature.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Romanian literature has recently gained some renown outside the borders of &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Romania&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; (mostly through translations into German, French and English). Some modern Romanian authors became increasingly popular in Germany, France and Italy, especially Eugen Ionescu, Mircea Eliade, Emil Cioran, Constantin Noica, Tristan Tzara and Mircea Cărtărescu. Other literary figures who enjoy broad acclaim outside of the country include poet Paul Celan and Nobel laureate Elie Wiesel, both survivors of the Holocaust.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8267748265684331585-1099010203186399718?l=buyutwatu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/1099010203186399718/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8267748265684331585&amp;postID=1099010203186399718' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/1099010203186399718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/1099010203186399718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/2008/01/literature-of-romania-older-classics-of.html' title=''/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585.post-2978774127531568339</id><published>2008-01-21T19:21:00.000-08:00</published><updated>2008-01-21T19:22:04.370-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;Sport in &lt;/b&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;b style=""&gt;Romania&lt;/b&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;In the 1976 Summer Olympics, the gymnast Nadia Comăneci became the first gymnast ever to score a perfect "ten". She also won three gold medals, one silver and one bronze, all at the age of fifteen. Her success continued in the 1980 Summer Olympics, where she was awarded two gold medals and two silver medals. Ilie Năstase, the tennis player, is another internationally known Romanian sports star. He won several Grand Slam titles and dozens of other tournaments; he also was a successful doubles player. &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Romania&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; has also reached the &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Davis&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Cup finals three times. Virginia Ruzici was a successful tennis player in the 1970s. Football (soccer) is popular in &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Romania&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, the most internationally known player being Gheorghe Hagi, who played for Steaua Bucureşti (&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Romania&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;), Real Madrid, FC Barcelona (&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Spain&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;) and Galatasaray (&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Turkey&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;), among others. In 1986, the Romanian soccer club Steaua Bucureşti became the first Eastern European club ever to win the prestigious European Champions Cup title. Other Romanian clubs are Dinamo Bucureşti, Rapid Bucureşti, Naţional Bucureşti, Universitatea Cluj, UTA Arad, FCU Politehnica Timişoara, Universitatea Craiova, Petrolul Ploieşti, CFR Cluj, Poli Iaşi, FC Braşov, Oţelul Galaţi, &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Bacău&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;, Sportul, Bistriţa, &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Piteşti&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;, Farul Constanţa, etc. Though maybe not the force they once were, the Romanian national rugby team has so far competed at every Rugby World Cup.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8267748265684331585-2978774127531568339?l=buyutwatu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/2978774127531568339/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8267748265684331585&amp;postID=2978774127531568339' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/2978774127531568339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/2978774127531568339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/2008/01/sport-in-romania-in-1976-summer.html' title=''/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585.post-8522344573460613278</id><published>2008-01-21T19:20:00.000-08:00</published><updated>2008-01-21T19:21:21.853-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;b style=""&gt;Hungary&lt;/b&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;From Wikipedia, the free encyclopedia &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Hungary (Hungarian: Magyarország; IPA: [m&lt;span style=""&gt;ɒɟɒ&lt;/span&gt;rorsa&lt;span style="font-family: Batang;"&gt;ː&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;ɡ&lt;/span&gt;]; listen (help·info)), officially in English the Republic of Hungary (Magyar Köztársaság listen (help·info), literally Magyar (Hungarian) Republic), is a landlocked country in the Carpathian Basin of Central Europe, bordered by Austria, Slovakia, Ukraine, Romania, Serbia, Croatia, and Slovenia. Its capital is &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Budapest&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Hungary&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; has been a member state of the European Union since &lt;st1:date month="5" day="1" year="2004"&gt;May 1, 2004&lt;/st1:date&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8267748265684331585-8522344573460613278?l=buyutwatu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/8522344573460613278/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8267748265684331585&amp;postID=8522344573460613278' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/8522344573460613278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/8522344573460613278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/2008/01/hungary-from-wikipedia-free.html' title=''/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585.post-1060863891796630396</id><published>2008-01-21T19:08:00.000-08:00</published><updated>2008-01-21T19:13:32.760-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;Selamat Datang di Blog&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Buyut Watu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8267748265684331585-1060863891796630396?l=buyutwatu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/1060863891796630396/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8267748265684331585&amp;postID=1060863891796630396' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/1060863891796630396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/1060863891796630396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/2008/01/selamat-datang-di-blog-buyut-watu.html' title=''/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585.post-13266945802330630</id><published>2007-09-06T08:08:00.000-07:00</published><updated>2007-09-06T08:09:18.597-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NAGASASRA dan SABUK INTEN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='S.H. Mintarja'/><title type='text'>NAGASASRA dan SABUK INTEN 123</title><content type='html'> &lt;br /&gt;Karya SH Mintarja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BANYUBIRU terletak di lambung bukit Telamaya di kaki Gunung Merbabu sebelah utara. Di hadapannya terbentang dataran tinggi yang dibagi dalam dua jenis tanah. Di sebelah barat merupakan tanah persawahan yang subur, sedang di sebelah timur terdapat sebuah rawa yang besar. Kemudian di bagian utara dari rawa-rawa itu ditumbuhi pohon-pohon liar yang lebat, disambung dengan hutan-hutan belukar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam hutan-hutan belukar yang berawa-rawa itulah bersembunyi gerombolan Uling yang terkenal dengan nama Sepasang Uling dari Rawa Pening. Daerahnya merupakan daerah yang sangat sulit dicapai. Meskipun demikian, Sepasang Uling itu telah membuat sendiri jalan rahasia menuju ke sarangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi rakyat Banyubiru, sawah serta Rawa Pening itu merupakan sumber penghasilan yang utama. Rawa Pening terkenal banyak sekali menyimpan ikan-ikan rawa yang besar-besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga dengan demikian penghidupan mereka agak dapat terjamin pula. Sedangkan gerombolan Uling itu, sama sekali tidak berani mengganggu mereka, sebab di bawah pimpinan Ki Ageng Gajah Sora, rakyat Banyubiru merupakan rakyat yang kuat lahir dan batinnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah maka Ki Ageng Gajah Sora di sepanjang jalan melambai-lambaikan tangannya untuk menyambut sorak-sorai rakyatnya. Tiada lama berselang, terdengarlah derap beberapa ekor kuda yang datang dari arah depan. Dan muncullah dari kelokan jalan, beberapa orang berkuda menyongsong kedatangan Ki Ageng Gajah Sora dan Mahesa Jenar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian kuda-kuda itu mendekati Ki Ageng Gajah Sora, meloncatlah seorang yang bertubuh agak pendek dan gemuk dari atas kudanya. Wajahnya, meskipun sudah ditandai dengan garis-garis umur, tetapi tampak kekanak-kanakan dan jenaka. Kecuali kuda yang dinaikinya, orang itu masih menuntun seekor kuda lagi yang berwarna putih, sudah lengkap dengan pelananya.&lt;br /&gt;Ketika yang lain melihat orang itu meloncat turun, maka berloncatan pulalah mereka dari atas kuda-kuda mereka.&lt;br /&gt;Maka berkatalah orang yang pendek gemuk itu dengan suara berderai, Anakmas Gajah Sora, hampir Rawa Pening aku suruh aduk untuk mencari Anakmas, kalau-kalau sedang mandi di sana. Bahkan Gunung Gajahmungkur itu aku suruh balikkan, mungkin Anakmas terselip di dalamnya. Sungguh pandai Anakmas membikin orang tua bingung. Kemanakah Anakmas selama beberapa hari ini?&lt;br /&gt;Ki Ageng Gajah Sora tersenyum. Tetapi tak sesuatu yang Paman lakukan. Untunglah aku selamat, jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alis orang tua yang sudah memutih itu bergerak-gerak. Aku sudah memerintahkan. Tetapi Nyi Ageng melarangnya. Katanya aku disuruh menunggu sampai seminggu ini. Kalau tidak, Nyi Ageng sendiri akan memberi perintah untuk mencari Anakmas, katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali Gajah Sora tersenyum. Dan sekarang aku sudah kembali, Paman.&lt;br /&gt;Kembali orang tua itu berkata, Aku memang sudah mendapat kesimpulan, bahwa Anakmas pergi untuk sesuatu tugas yang tak seorang pun boleh mengetahui, kecuali Nyi Ageng. Kalau tidak, pastilah Nyi Ageng Gajah Sora sudah ribut sejak semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu terdengarlah suara orang itu tertawa berderai. Karena itu aku tidak berusaha lagi untuk mencari Anakmas. Dan sekarang Anakmas sudah pulang dengan selamat bersama-sama seorang yang belum aku kenal, sambungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu membungkuklah orang itu kepada Mahesa Jenar. Bolehkah aku memperkenalkan diri Anakmas...? Namaku Wanamerta, tanya orang itu sambil memperkenalkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahesa Jenar membalas hormat orang tua itu. Aku bernama Mahesa Jenar, yang oleh kebaikan hati Ki Ageng Gajah Sora, aku mendapat kehormatan singgah di Banyubiru.&lt;br /&gt;Orang itu mengangguk-anggukkan kepalanya. Lalu katanya kepada Ki Ageng Gajah Sora, Anakmas Gajah Sora, karena aku tidak tahu bahwa Anakmas datang berdua, maka aku hanya membawa seekor kuda untuk Anakmas. Maka baiklah kalau Anakmas Mahesa Jenar ini mempergunakan kudaku saja untuk bersama-sama dengan Anakmas Gajah Sora.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Paman...? tanya Gajah Sora.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarlah aku memakai salah satu dari kuda anak-anak itu, jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dipersilahkannya Mahesa Jenar mempergunakan kuda Wanamerta yang berwarna abu-abu agak kemerah-merahan, sedang Gajah Sora mempergunakan kudanya sendiri yang berwarna putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun mereka sekarang berkuda, tetapi mereka berjalan perlahan-lahan juga, sebab masih saja orang-orang menyambut mereka di kiri kanan jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa lama mereka berjalan diantara rakyat Banyubiru, sampailah iring-iringan berkuda itu ke sebuah lapangan luas, yang di tengah-tengahnya tumbuh sepasang pohon beringin. Lewat tengah-tengah lapangan yang tak lain adalah Alun-alun Banyubiru, mereka menuju ke sebuah rumah besar yang berpendapa luas dan bertiang ukir-ukiran. Itulah tempat kediaman Ki Ageng Gajah Sora.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di muka pendapa itu telah banyak orang berjajar-jajar menanti. Diantara mereka berdiri seorang perempuan. Ketika iring-iringan itu sampai di muka pendapa, segera Ki Ageng Gajah Sora dan Mahesa Jenar turun dari kuda, dan berjalan ke arah para penyambut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di muka tangga, perempuan itu segera mengambil siwur dan mencuci kaki Ki Ageng Gajah Sora. Orang itulah Nyi Ageng Gajah Sora.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Nyi Ageng Gajah Sora mencuci kaki suaminya maka dipersilahkan Mahesa Jenar mencuci kakinya, dan seterusnya berganti-ganti dengan mereka yang turut serta menjemput kedatangan Gajah Sora dan Mahesa Jenar. Setelah itu Gajah Sora suami-istri bersama-sama dengan Mahesa Jenar langsung menuju ke Pringgitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka jadi tertegun sejenak ketika mereka melihat di dalam Pringgitan itu duduk seorang yang telah lanjut usianya, berkain kotak-kotak dan berbaju lurik hijau bergaris-garis besar. Dari wajahnya memancar keagungan pribadinya yang berwibawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat orang itu, segera Gajah Sora berlutut sebagai pernyataan bakti dari seorang putra kepada ayahnya. Orang itulah Kiai Ageng Sora Dipayana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CERITA BERSAMBUNG = 18 Juni 1999&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NAGASASRA dan SABUK INTEN&lt;br /&gt;Karya SH Mintarja&lt;br /&gt;124&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAHESA JENAR pun segera membungkuk hormat. Ia sudah pernah bertemu dengan Ki Ageng Sora Dipayana itu di Pangrantunan. Bahkan ia banyak memberikan petunjuk-petunjuk untuk mendapatkan Kiai Nagasasra dan Sabuk Inten, meskipun harus melalui suatu ujian, bertempur melawan Gajah Sora.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi orang yang sama itu, sekarang nampak jauh berbeda dengan yang pernah ditemuinya di Pangrantunan dahulu. Kalau saja ia tidak mengenal jenggotnya yang panjang, rambutnya serta alisnya yang telah memutih seluruhnya, juga tidak di rumah Ki Ageng Gajah Sora, maka besarlah kemungkinan bahwa ia sudah tidak dapat mengenal lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kedatangan anaknya serta Mahesa Jenar, Ki Ageng Sora Dipayana tersenyum. Setelah Mahesa Jenar dan Gajah Sora suami-istri mengambil tempat duduk di atas sebuah tikar pandan di hadapan Ki Ageng Sora Dipayana, berkatalah orang tua itu, Selamatlah kedatangan kalian setelah menunaikan kewajiban kalian yang berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka berceriteralah Gajah Sora atas segala pengalaman-pengalaman mereka berdua selama mereka berusaha untuk menemukan kedua keris pusaka dari Demak itu. Dan yang terakhir diceritakan pula kehadiran Sima Rodra dari Alas Lodaya yang berusaha untuk merebut kembali kedua keris itu. Juga diceriterakan bahwa mereka mendapat pertolongan Pendekar Sakti dari Banyuwangi. Mendengar cerita Gajah Sora itu Ki Ageng Sora Dipayana mengernyitkan alisnya yang sudah putih. Tampaklah bahwa orang tua itu sedang sibuk berpikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau memang beruntung Gajah Sora, bahwa Titis Anganten sempat membebaskan engkau dari tangan Sima Rodra itu. Kalau saja Pendekar Banyuwangi itu tidak menyaksikan pertemuanmu dengan Sima Rodra, kau berdua meskipun mempergunakan Kiai Nagasasra dan Sabuk Inten maka tidak ada kemungkinan kau berdua dapat membebaskan diri dari padanya. Kalau hal itu terjadi maka kesalahan yang terbesar adalah terletak di pundakku. Aku terlalu menyisihkan diri dan yang terakhir terlalu sibuk dengan urusan-urusan kecil di Pangrantunan sehingga aku tidak tahu atas kedatangan Harimau Hitam itu. Dan yang pasti Pandan Alas pun masih belum tahu akan hal itu, sebab kalau ia tahu maka setidak-tidaknya ia akan mencegah Mahesa Jenar mendekati Gunung Tidar, ujar Ki Ageng Sora Dipayana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian kembali Ki Ageng Sora Dipayana itu merenung. Mungkin ia sedang memecahkan cara untuk mengusir Sima Rodra itu dari Gunung Tidar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Sima Rodra bukanlah seorang yang dapat diremehkan. Ia mempunyai kesaktian yang setingkat dengan Ki Ageng Sora Dipayana, Ki Ageng Pandan Alas, Pasingsingan dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi bagaimanapun, dengan diketahuinya bahwa Sima Rodra ada di Bukit Tidar merupakan suatu hal yang sangat menguntungkan. Sebab dengan demikian dapatlah diadakan persiapan-persiapan seperlunya untuk menghindari kemungkinan kemungkinan yang tidak diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah Gajah Sora..., kata Ki Ageng Sora Dipayana kemudian. Urusan Sima Rodra serahkan saja padaku. Itu merupakan soal orang tua-tua. Sekarang yang penting simpanlah Kiai Nagasasra dan Sabuk Inten itu di tempat yang baik, sehingga keduanya aman sampai dapat kalian serahkan kepada kalangan Istana, jagalah bahwa hal itu merupakan rahasia sehingga tak seorangpun, meskipun orang dalam, boleh mengetahuinya, juga adikmu Lembu Sora.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka segera Ki Ageng Gajah Sora melaksanakan petunjuk-petunjuk ayahnya. Disimpannya Kiai Nagasasra dan Sabuk Inten di dalam ruang tidurnya.&lt;br /&gt;Setelah itu, setelah semuanya dilaksanakan dengan baik, segera Ki Ageng Sora Dipayana minta diri. Gajah Sora yang telah mengetahui tabiat ayahnya, sama sekali tidak menahannya. Sebab ia tahu betul bahwa apa yang dilakukan ayahnya sebagian besar adalah atas perhitungannya yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu maka diantarkannya Ki Ageng Sora Dipayana itu sampai ke halaman belakang, bersama-sama dengan Mahesa Jenar. Dan pergilah orang tua itu tanpa ada yang mengetahuinya, kecuali mereka bertiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, Gajah Sora dan Mahesa Jenar segera pergi ke pendapa, menemui orang-orang yang sudah lama menanti untuk mendengarkan kemana Gajah Sora selama ini pergi. Tetapi apa yang dikatakan Gajah Sora hanya sekadar memuaskan hati mereka, sedangkan kepentingan yang sebenarnya sama sekali tak disinggung-singgung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian pembicaraan itu ternyata menarik juga. Pertanyaan-pertanyaan datang bertubi-tubi, yang kadang-kadang memang agak merepotkan. Tetapi dengan sedikit berputar balik, akhirnya puaslah semua orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka setelah pertemuan itu berlangsung beberapa saat, segera Gajah Sora dan tamunya minta waktu untuk beristirahat, sehingga sesaat kemudian bubarlah pertemuan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gajah Sora kemudian mempersilahkan tamunya untuk beristirahat di Gandok sebelah timur dimana sudah disediakan ruangan untuk Mahesa Jenar. Disana ia akan tinggal untuk beberapa waktu, memenuhi permintaan Ki Ageng Gajah Sora.&lt;br /&gt;Keluarga Gajah Sora seluruhnya hanyalah terdiri dari tiga orang kecuali pembantu-pembantunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gajah Sora dan istrinya yang ramah selalu melakukan kewajibannya dengan baik selaku seorang istri kepala Daerah Perdikan. Ia mengerti apa yang harus dilakukan, tidak hanya terhadap suaminya tetapi juga kepada rakyatnya. Ia selalu siap memberikan pertolongan-pertolongan yang diperlukan oleh penduduk wilayahnya. Kemudian seorang anak laki-laki, putra Gajah Sora.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahesa Jenar mengenal anak itu pertama kali ketika ia sedang duduk bersama-sama Ki Ageng Gajah Sora di halaman depan rumahnya. Tiba-tiba dari atas pohon melayanglah sebuah bayangan ke arah Gajah Sora. Mahesa Jenar yang tidak tahu-menahu, hampir saja menangkap bayangan itu. Tetapi ketika dilihatnya Gajah Sora tidak bergerak, Mahesa Jenar pun mengurungkan niatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CERITA BERSAMBUNG = 19 Juni 1999&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NAGASASRA dan SABUK INTEN&lt;br /&gt;Karya SH Mintarja&lt;br /&gt;125&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAYANGAN itu kemudian dengan kuatnya melekat di punggung Ki Ageng Gajah Sora. Ternyata ia adalah seorang anak laki-laki yang berumur sekitar 13 tahun. Badannya tampak kuat dan agak gemuk. Wajahnya bulat mirip benar dengan wajah ayahnya. Ia sudah agak besar, tetapi karena ia putra satu-satunya, tampaklah bahwa ia agak manja juga meskipun tidak berlebih-lebihan. Menilik sikap dan geraknya, pastilah ia sudah banyak menerima pendidikan dan pelajaran-pelajaran dari ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ki Ageng Gajah Sora sendiri, umurnya agak terpaut sedikit dari Mahesa Jenar. Mereka setuju untuk memanggil dengan sebutan kekeluargaan. Karena Gajah Sora agak lebih tua dari Mahesa Jenar, maka Mahesa Jenar memanggilnya Kakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di rumah Ki Ageng Gajah Sora, Mahesa Jenar merasakan ketenteraman hidup kekeluargaan. Berbeda sekali dengan jalan hidup yang ditempuhnya akhir-akhir ini. Pergi dari satu tempat ke tempat lain. Mengalami bermacam-macam kejadian yang sebagian besar adalah di luar kehendaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali-kali kalau ia sedang terbaring di ruang tidurnya, yang bersih dan teratur segala perabotnya. Timbullah iri hatinya kepada mereka yang berhasil membangun rumah tangga yang baik. Dalam saat-saat yang demikian, kadang-kadang merayap pula di dalam dadanya suatu keinginan untuk dapat menikmati kehidupan seperti ini.&lt;br /&gt;Ketika ingatan Mahesa Jenar yang kadang-kadang melayang itu sampai kepada masa-masa yang baru saja dilampauinya, terbayang kembali dengan jelas satu persatu peristiwa-peristiwa itu muncul berganti-ganti di dalam angan-angannya. Teringatlah ia kepada sebuah halaman yang sejuk dan nyaman dari rumah Wirasaba yang digarap oleh istrinya yang cantik dan setia, yang karena kebodohannya, terpaksa terjadi kesalah-pahaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suaminya, seorang yang tinggi hati, yang tidak mau mendapat pertolongan dari orang lain. Tetapi hatinya merasa lega, kalau diingatnya bahwa orang itu telah menemukan kesadarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ingatan Mahesa Jenar terlempar kepada suatu peristiwa di hutan Tambak Baya. Pertemuannya dengan Jaka Sora dan Lawa Ijo. Dan tiba-tiba ia menjadi berdebar-debar ketika terbayang wajah seorang gadis yang ketakutan dan yang kemudian akan membunuh dirinya sendiri dengan keris Sigar Penjalin. Dan jantungnya terasa berdegup keras sekali ketika ia mencoba mengingat- ingat gadis itu, yang sedang tidur nyenyak di hadapannya. Tetapi kemudian Rara Wilis itu lenyap pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ada kini hanyalah dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipandanginya kulitnya yang berwarna merah tembaga terbakar terik matahari. Tiba-tiba terasa bahwa belum waktunya bagi Mahesa Jenar untuk membayangkan ketenteraman hidup berkeluarga. Karena itu, maka jalan sebaik-baliknya adalah melanjutkan usahanya untuk melaksanakan tujuan hidupnya, bekerja keras diantara rakyat untuk kepentingan rakyat. Membebaskan mereka dari segenap gangguan kejahatan yang dilakukan oleh gerombolan-gerombolan liar dan jahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Mahesa Jenar bangun dari tidurnya pada suatu pagi yang cerah, ia mendengar derap kuda memasuki halaman. Dari celah-celah pintu yang kemudian dibukanya sedikit, ia dapat melihat rombongan orang-orang berkuda langsung menuju ke pendapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Mahesa Jenar melihat orang yang paling depan, ia mengernyitkan dahinya. Ia sendiri tidak menyadari bahwa ia menjadi muak melihat wajah itu. Berbeda sekali dengan Ki Ageng Gajah Sora yang tampak agung dan berwibawa. Tetapi orang ini, meskipun dari tetesan darah yang sama, sama sekali tak mempunyai ciri-ciri kebesaran seperti kakaknya. Karena itu Mahesa Jenar acuh tak acuh saja atas kedatangan adik Ki Ageng Gajah Sora, yaitu Ki Ageng Lembu Sora dengan beberapa pengiringnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali pintu gandok itu ditutup. Kemudian Mahesa Jenar melemparkan dirinya di atas amben bambu yang panjang disisi ruang tempat tidurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebentar kemudian terdengar suara ribut di pendapa. Rupanya mereka sedang sibuk menyambut kedatangan tamu-tamunya dari Pamingit. Terdengarlah kemudian suara Ki Ageng Gajah Sora dengan ramahnya mempersilahkan adiknya masuk ke pringgitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mereka semua sudah masuk, Mahesa Jenar berdiri, lalu dengan kesal pergi keluar ke samping gandok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahesa Jenar melayangkan pandangan matanya ke dataran yang terbentang di bawah lambung bukit Telamaya. Di bagian barat terbentang tanah persawahan yang subur. Padi yang pada saat itu sedang menguning dan burung-burung yang terbang di atasnya. Tetapi burung-burung itu sama sekali tidak mendapat kesempatan untuk mencuri butiran-butiran padi yang bergoyang-goyang karena tiupan angin pagi yang lembut, sebab anak-anak yang menungguinya selalu menghalau mereka, dengan goprak dan hantu-hantuan yang digerakkan dengan tali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian timur, agak jauh menjorok ke utara terbentang rawa. Airnya yang gelisah memantulkan cahaya matahari yang masih merah, yang baru saja tersembul dari balik cakrawala. Beberapa perahu lesung para nelayan masih tampak hilir- mudik seperti sepotong lidi yang terapung-apung untuk menggali kekayaan yang tersimpan di dalamnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8267748265684331585-13266945802330630?l=buyutwatu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/13266945802330630/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8267748265684331585&amp;postID=13266945802330630' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/13266945802330630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/13266945802330630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/2007/09/nagasasra-dan-sabuk-inten-123.html' title='NAGASASRA dan SABUK INTEN 123'/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585.post-2887472984163463437</id><published>2007-09-06T08:07:00.000-07:00</published><updated>2007-09-06T08:08:12.075-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NAGASASRA dan SABUK INTEN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='S.H. Mintarja'/><title type='text'>NAGASASRA dan SABUK INTEN 122</title><content type='html'> &lt;br /&gt;Karya SH Mintarja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENDENGAR pertanyaan itu segera Mahesa Jenar menjawab, Orang itu memakai kedok kayu yang kasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betul..., kau betul. Pasingsingan itu mungkin berwajah bopeng sehingga ia malu menampakkan wajahnya. Kami sahabat-sahabatnya pun belum pernah mengenal wajahnya yang asli. Dan batu merah yang disebutnya akik Kelabang Sayuta itu benar-benar miliknya. Tetapi..., Titis Anganten berhenti sebentar, lalu melanjutkannya, Aneh kalau ia termasuk aliran hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ki Ageng Pandan Alas, beliau meragukan keaslian Pasingsingan itu, sahut Mahesa Jenar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He...? kembali Titis Anganten terkejut. Mungkin..., mungkin. Tetapi setan mana yang berani mengaku Pasingsingan itu? Pasti ia termasuk dalam tingkatan orang tua itu pula. Kalau tidak, barangkali umurnya tidak akan lebih dari satu hari saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Titis Anganten berhenti berbicara. Tampaklah ia sedang berpikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu tiba-tiba katanya, Nah Gajah Sora dan Mahesa Jenar, pulanglah kalian. Sebaiknya Kakang Sora Dipayana segera diberi tahu mengenai kehadiran Sima Rodra. Perkara Pasingsingan biarlah diurus oleh Pandan Alas, yang sudah tidak punya urusan apa-apa lagi kecuali bertanam jagung. Ya, memang ia suka menanam jagung sejak muda. Itulah pokok makanannya. Ia sama sekali tidak pernah makan beras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian terdengarlah Titis Anganten itu tertawa. Lalu sambungnya, Kalau Kakang Sora Dipayana sudah tahu, selesailah tugasku. Aku ingin melanjutkan perjalanan ke barat, mumpung aku sudah sampai di sini. Aku ingin mengunjungi Kakang di Gunung Slamet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi tidakkah Tuan hendak singgah di rumahku? sahut Gajah Sora. Dan mungkin Tuan akan dapat bertemu dengan ayah. Barangkali pertemuan itu dapat menggembirakan ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Titis Anganten menggelengkan kepalanya. "Pertemuan semacam itu selalu menjadi pembicaraan orang. Apalagi di daerah yang sedang ribut ini. Katakanlah bahwa aku akan datang besok kalau aku akan pulang ke Banyuwangi. Ketahuilah bahwa di sini segala sesuatu tak dapat dirahasiakan kalau kita tidak melakukannya dengan sembunyi-sembunyi. Sekarang, aku sudah lelah setelah bersembunyi beberapa hari mengintip Sima Rodra. Nah selamat berpisah. Salam buat ayahmu Gajah Sora, katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, Gajah Sora dan Mahesa Jenar tidak sempat lagi untuk mengatakan sesuatu, sebab segera Titis Anganten melangkah pergi menyelinap diantara dedaunan, dan hilang ditelan gelap. Tinggallah kini Gajah Sora dan Mahesa Jenar, yang segera teringat kepada pekerjaannya. Karena itu segera mereka pun melanjutkan perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makin cepat mereka sampai ke Banyubiru, makin amanlah keris yang dipertaruhkannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di Sarapadan, segera mereka memotong jalan ke Bergota. Mereka berjalan dengan cepat tanpa berhenti. Sebab bagaimanapun kemungkinan Sima Rodra akan menyusul mereka masih tetap ada, meskipun Titis Anganten telah mengatakan bahwa untuk sementara mereka dapat merasa aman.&lt;br /&gt;Demikianlah mereka berjalan tanpa berhenti, sehingga pada hari berikutnya, ketika matahari sudah condong ke barat, mereka dengan selamat sampai ke Banyubiru.&lt;br /&gt;Beberapa orang yang sedang bekerja di sawah segera berhenti memandang ke arah Gajah Sora dan Mahesa Jenar. Bahkan beberapa orang datang berlari-lari menyambut kepala daerah perdikan mereka.&lt;br /&gt;Segera jalan-jalan yang akan mereka lewati menjadi ramai. Mereka menyambut dengan tulus dan bangga atas kepala daerah mereka, yang mereka taati. Tetapi tak seorangpun dari mereka yang mengetahui bahwa kepala daerah mereka itu baru saja menyelesaikan suatu pekerjaan yang hampir membawa nyawanya.&lt;br /&gt;Beberapa orang yang berdiri di tepi jalan itu bersorak-sorak ramai sekali, tetapi ada pula yang berbisik, Dari manakah Ki Ageng Gajah Sora itu...? Dan siapakah kawan seperjalanannya itu...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampaklah kesibukan yang luar biasa. Hal ini disebabkan tak seorang pun dari penduduk Banyubiru yang mengetahui bahwa Ki Ageng Gajah Sora pergi meninggalkan kota. Tiba-tiba mereka melihat Ki Ageng Gajah Sora telah kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahesa Jenar menyaksikan sambutan rakyat yang meriah itu dengan hati yang berdebar-debar. Tampaklah betapa Ki Ageng Gajah Sora memiliki sifat kepemimpinan yang tinggi, sehingga rakyatnya sangat mencintainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kiri kanan jalan, di balik pagar manusia yang menyambutnya, tampaklah halaman-halaman yang luas-luas dan bersih. Dan di atas halaman-halaman itu berdiri rumah-rumah yang besar dan bagus. Hal itu memberi pertanda bahwa Banyubiru tergolong daerah yang bercukupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi ketika Mahesa Jenar menyaksikan bahwa pada umumnya lumbung-lumbung mereka sama sekali tak berdinding, malahan ada yang bentuknya hanya seperti payung yang berdaun lebar. Maka dapatlah diambil kesimpulan bahwa daerah itu merupakan daerah yang aman dan makmur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sumber&lt;br /&gt;http://www.gajahsora.net/nagasasra_025.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8267748265684331585-2887472984163463437?l=buyutwatu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/2887472984163463437/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8267748265684331585&amp;postID=2887472984163463437' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/2887472984163463437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/2887472984163463437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/2007/09/nagasasra-dan-sabuk-inten-122.html' title='NAGASASRA dan SABUK INTEN 122'/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585.post-3606701190742500910</id><published>2007-09-06T08:01:00.000-07:00</published><updated>2007-09-06T08:06:57.742-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NAGASASRA dan SABUK INTEN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='S.H. Mintarja'/><title type='text'>NAGASASRA dan SABUK INTEN</title><content type='html'> &lt;br /&gt;Karya SH MIntarja&lt;br /&gt;121&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUNGKIN, sahut orang yang ternyata adalah Titis Anganten. Sebab kedatangannya belum seberapa lama. Ketika aku ketahui bahwa alas Lodaya kosong, segera aku pergi ke Gunung Tidar. Ketahuilah bahwa orang itulah yang sebenarnya bernama Sima Rodra. Ia adalah ayah dari isteri Sima Rodra yang sekarang. Dan terkaanku adalah tepat. Ia pergi mengunjungi anak perempuannya di Gunung Tidar. Beberapa lama aku terpaksa mengeram mengawasinya. Jadi aku dapat melihat seluruhnya yang terjadi di muka goa Sima Rodra. Aku dapat melihat kedatangan kalian dari arah yang berbeda. Dan aku terpaksa membantu ketajaman sirep yang kau sebarkan, sebab Sima Rodra itupun telah mencoba melawannya. Dan karena kami lakukan berdua, maka sirep kamipun menang. Untunglah bahwa Sima Rodra berdua itu berlari ke dalam pintu rahasia, sehingga ayahnya memerlukan waktu untuk keluar melalui lobang yang lain sehingga ia baru dapat menyusul kalian sekarang ini. Dan agaknya karena kedatangannya itu ingin dirahasiakan, dan karena kepercayaannya kepada anaknya, ia tidak merasa perlu untuk membantu, lanjut Titis Anganten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalannya menjadi jelas bagi Mahesa Jenar dan Gajah Sora. Ternyata ketika mereka tertidur nyenyak, mereka telah dibangunkan oleh Titis Anganten. Itulah sebabnya mereka merasa seperti dilempar dengan batu. Dan apa yang mereka hasilkan sekarang, sebagian adalah karena jasa orang itu pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, sekali lagi mereka mengucapkan terima kasih yang tak terhingga.&lt;br /&gt;Tetapi... sampai sekarang aku masih belum mengenal nama-nama kalian. Siapakah namamu anak muda? tanya Titis Anganten kepada Mahesa Jenar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namaku Mahesa Jenar, Tuan. Sebagai seorang prajurit aku disebut Ronggo Tohjaya, jawab Mahesa Jenar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Titis Anganten mengangguk-angguk. Sudah lama sekali aku tak bertemu dengan Kakang Pengging Sepuh, sehingga aku belum mengenal nama murid-muridnya.&lt;br /&gt;Sedang apa yang kau lakukan terhadap lawan-lawanmu dengan Sasra Birawa yang terkenal itu, kau benar-benar mengingatkan aku kepada gurumu. Kelak kalau telah mengendap benar-benar dan dapat menguasai setiap saluran nafasmu dengan baik, maka dapat diharapkan bahwa kau setidak-tidaknya akan dapat menyamai gurumu. Hanya sayang bahwa gurumu itu tidak lagi berkesempatan menuntunmu lebih lama lagi, sehingga kau harus berjuang sendiri untuk mencapai kesempurnaan, kata Titis Anganten kepada Mahesa Jenar.&lt;br /&gt;Kemudian Titis Anganten bertanya kepada Gajah Sora, Ilmumu Lebur Seketi ternyata sedikit lebih masak dari Mahesa Jenar. Siapakah namamu?&lt;br /&gt;Aku bernama Gajah Sora, Tuan, jawab Gajah Sora.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Titis Anganten mengernyitkan alisnya. Namamu mirip dengan nama gurumu. Mungkin kau tidak saja muridnya. Menilik wajahmu yang mirip dengan wajah Kakang Sora, aku sejak tadi sudah mengira bahwa kau adalah anaknya, katanya kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar Tuan... aku adalah anaknya yang sulung, jawab Gajah Sora.&lt;br /&gt;Kembali Titis Anganten mengangguk-anggukkan kepalanya. Mungkin karena gurumu yang bahkan ayahmu masih selalu dapat mendampingimu itulah maka ilmumu agak lebih masak sedikit dari Mahesa Jenar. Tetapi bagaimanapun aku telah dapat menyaksikan suatu pertunjukan yang luar biasa. Sasra Birawa beradu dengan Lebur Seketi. Dua macam ilmu yang tak ada bandingnya, lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar pujian itu, Mahesa Jenar dan Gajah Sora agak canggung pula.&lt;br /&gt;Nah sekarang sarungkan pusaka-pusaka itu, kata Titis Anganten lebih lanjut.&lt;br /&gt;Kata-kata itu telah menyadarkan Gajah Sora dan Mahesa Jenar bahwa sejak tadi kedua pusaka keramat itu masih saja digenggamnya erat-erat. Karena itu maka setelah diungkupkan di atas kepala masing-masing, keris itu kemudian disarungkan kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang..., kata Titis Anganten melanjutkan, untuk sementara kalian akan aman. Macan Ireng itu pasti tidak akan mengganggumu lagi. Tetapi untuk seterusnya kau harus berhati-hati. Sebab ilmunya yang dinamainya Macan Liwung itu tak kalah pula dahsyatnya. Mungkin ilmu itu masih belum diturunkan kepada anak atau menantunya. Tetapi dengan kejadian-kejadian ini tidak mustahil bahwa ia akan menurunkan ilmunya itu segera untuk mendapat tenaga-tenaga yang akan membantunya melawan angkatan tua dan kalian. Akibatnya, pastilah besar. Apalagi kalau Sima Rodra itu menghubungi sahabat-sahabatnya. Misalnya Bugel Kaliki dari Lembah Gunung Cerme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin juga dengan Ki Pasingsingan dari Mentaok, sela Mahesa Jenar.&lt;br /&gt;Mendengar kata-kata Mahesa Jenar itu tampaklah Titis Anganten agak terkejut. Tetapi akhirnya ia menjawab juga, Ya... Tuan, Pasingsingan, guru Lawa Ijo di Mentaok.&lt;br /&gt;Ah, barangkali kau keliru Mahesa Jenar, kata Titis Anganten, Tidakkah gurumu sering mengatakan kepadamu bahwa Pasingsingan itu termasuk salah seorang dari kami?&lt;br /&gt;Benar, Tuan, Mahesa Jenar menjelaskan. Tetapi ternyata ia telah mengambil seorang murid yang terkenal dengan sebutan Lawa Ijo, yang termasuk dalam golongan hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali wajah Titis Anganten berubah. Rupanya ia tidak menyetujui keterangan Mahesa Jenar. Siapakah yang mengatakan itu kepadamu? tanyanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pernah melukai Lawa Ijo itu dengan Sasra Birawa, jawab Mahesa Jenar. Hal itu terpaksa aku lakukan karena Lawa Ijo mempergunakan cincin bermata akik yang merah menyala dan beracun.&lt;br /&gt;Pada saat itulah muncul Pasingsingan yang akan membunuhku. Untunglah bahwa pada saat itu hadir pula Ki Ageng Pandan Alas, meskipun tidak menampakkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandan Alas? potong Titis Anganten. Dan tiba-tiba wajahnya menjadi terang oleh suatu kesan yang lucu terhadap Pandan Alas.&lt;br /&gt;Ya, Ki Ageng Pandan Alas telah memberikan tanda-tanda kehadirannya dengan sebuah tembang Dandanggula, sambung Mahesa Jenar.&lt;br /&gt;Ah, masih saja orang tua itu senang pada tembang. Masihkah suaranya baik dan nadanya tidak sumbang?&lt;br /&gt;Terdengarlah Titis Anganten tertawa lirih. Bagus-bagus, orang tua jenaka itu rupanya masih akan panjang umur. Tetapi bagaimana dengan Pasingsingan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sumber&lt;br /&gt;http://www.gajahsora.net/nagasasra_025.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8267748265684331585-3606701190742500910?l=buyutwatu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/3606701190742500910/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8267748265684331585&amp;postID=3606701190742500910' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/3606701190742500910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/3606701190742500910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/2007/09/nagasasra-dan-sabuk-inten.html' title='NAGASASRA dan SABUK INTEN'/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585.post-256663519594437022</id><published>2007-09-05T19:41:00.000-07:00</published><updated>2007-09-05T19:43:03.319-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Science'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Space'/><title type='text'>Philosophy of space and time</title><content type='html'>From Wikipedia, the free encyclopedia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Philosophy of space and time is the branch of philosophy  concerned with the issues surrounding the ontology, epistemology  and character of space  and time . While such ideas have been central to philosophy from its inception, the philosophy of space and time was both an inspiration for and a central aspect of early analytic philosophy . The subject focuses on a number of basic issues, including—but not limited to—whether or not time and space exist independently of the mind, whether they exist independently of one another, what accounts for time's apparently unidirectional flow, whether times other than the present moment exist, and questions about the nature of identity (particularly the nature of identity over time).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8267748265684331585-256663519594437022?l=buyutwatu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/256663519594437022/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8267748265684331585&amp;postID=256663519594437022' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/256663519594437022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/256663519594437022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/2007/09/philosophy-of-space-and-time.html' title='Philosophy of space and time'/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585.post-684618594873881552</id><published>2007-09-05T19:36:00.000-07:00</published><updated>2007-09-05T19:40:49.462-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Science'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Space'/><title type='text'>Space</title><content type='html'>From Wikipedia, the free encyclopedia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rticle is about the idea of space. For the space beyond Earth's atmosphere (as in astronomy and spaceships), see Outer space . For all other uses, see space (disambiguation) .&lt;br /&gt;The idea of space has been of interest forphilosophers  and scientists  for much of human history. The term is used somewhat differently in different fields of study, hence it is difficult to provide an uncontroversial and clear definition outside of specific defined contexts. Disagreement also exists on whether space itself can be measured or is part of the measuring system. Science considers space to be a fundamental quantity (a quantity which can not be defined via other quantities because other quantities - like force  and energy  - are already defined via space). Thus an operational definition  is used in which the procedure of measurement  of space intervals (distance) and the units of measurement are defined. Because this is the only available in science definition of space, then all known properties of space follow from this very definition.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8267748265684331585-684618594873881552?l=buyutwatu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/684618594873881552/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8267748265684331585&amp;postID=684618594873881552' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/684618594873881552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/684618594873881552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/2007/09/space.html' title='Space'/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585.post-4576890267565717142</id><published>2007-09-05T19:26:00.000-07:00</published><updated>2007-09-05T19:27:14.952-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='money'/><title type='text'>Kontera ContentLink</title><content type='html'>Kontera ContentLink allows you to make money from advertising without giving up any current advertising spots. Their technology reads your post and turns certain words into an ad. The highlighted words are double underline and an ad pops up when you hover over it. Normally Kontera requires a site have a minimum 500,000 page views per month before being accepted into the program. However, I have a partnership with Kontera that will allow smaller blogs to use their ContentLink service.&lt;br /&gt;Fill out the application and enter “John Chow Kontera partnership” into the Comments field. The application is sent to my personal account representative. He will approve you based on your blog content and not your traffic level. This is a great way to use a service that is normally only available to high traffic sites.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8267748265684331585-4576890267565717142?l=buyutwatu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/4576890267565717142/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8267748265684331585&amp;postID=4576890267565717142' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/4576890267565717142'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/4576890267565717142'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/2007/09/kontera-contentlink.html' title='Kontera ContentLink'/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585.post-4497664994528797760</id><published>2007-09-05T19:24:00.000-07:00</published><updated>2007-09-05T19:25:54.253-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fund'/><title type='text'>Bush Clinton Katrina Fund</title><content type='html'>Bush Clinton Katrina Fund at Work in the Gulf Coast Bush Clinton Katrina Fund (BCKF) grantees are working throughout the Gulf Coast improving the lives of those harmed by Hurricane Katrina. The grantees are rebuilding schools and libraries, rehabilitating housing, building new houses, helping people get back to work, providing mental and medical health services, educating youth and helping ensure that the region’s rich culture and heritage remain distinguishing characteristics of the Gulf region. With the support of thousands of Americans, hundreds of companies, and donors the world over, more than $130 million has been raised as of July 31, 2007. BCKF is proud of the fact that 100% of all contributions received are being used for grant-making. As Presidents George H.W. Bush and William J. Clinton announced when creating the Fund, contributions are being used to:&lt;br /&gt;provide assistance to institutions of higher education ($30 million);&lt;br /&gt;to help the states of Alabama, Mississippi and Louisiana to rebuild and recover ($40 million);&lt;br /&gt;to support interfaith houses of worship ($25 million ); and&lt;br /&gt;to support other health, housing, education, and community needs ($35 million.)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8267748265684331585-4497664994528797760?l=buyutwatu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/4497664994528797760/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8267748265684331585&amp;postID=4497664994528797760' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/4497664994528797760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/4497664994528797760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/2007/09/bush-clinton-katrina-fund.html' title='Bush Clinton Katrina Fund'/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8267748265684331585.post-4756529930812852152</id><published>2007-08-31T00:54:00.000-07:00</published><updated>2007-08-31T00:58:17.248-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dapur Redaksi'/><title type='text'>Pa Yance yang sering over</title><content type='html'>Semua anak sekolah putri harus diperiksa keperawanannya, demikian kata Pak Yance yang saya baca di koran Radar.&lt;br /&gt;Terus hasilnya mau dilaporkan ke siapa?&lt;br /&gt;Ada-ada saja&lt;br /&gt;Urus saja Indramayu&lt;br /&gt;Masalah moral biar AA saja yang mengurusnya.&lt;br /&gt;Betul... tidak....?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8267748265684331585-4756529930812852152?l=buyutwatu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buyutwatu.blogspot.com/feeds/4756529930812852152/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8267748265684331585&amp;postID=4756529930812852152' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/4756529930812852152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8267748265684331585/posts/default/4756529930812852152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buyutwatu.blogspot.com/2007/08/pa-yance-yang-sering-over.html' title='Pa Yance yang sering over'/><author><name>Buyut Watu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03642387846090295427</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
